Namun, waktu menyikat gigi ternyata tidak sekedar mengikuti waktu
mandi. Dokter gigi umumnya menganjurkan sikat gigi dua kali sehari, yaitu
setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam.
Peringatai Hari Kesehatan Gigi kali ini, masalah kesehatan gigi masih
menjadi salah satu persoalan yang yang banyak dialami masyarakat di Pacitan.
“Kalau secara umum lebih kepada gigi berlubang yang sering dibiarkan
tidak mendapatkan perawatan sejak dini dan akhirnya tidak bsa dirawat lagi dan
harus dicabut karena muncul infeksi sekunder,”kata Praktik mandiri drg.
Suprapti berlokasi di Jl. Tentara Pelajar, Widoro, Kabupaten Pacitan saat
dihubungi, Sabtu (12/9/2026).
Dokter gigi Suprapti yang saat ini menjabat Kepala Puskesmas Pacitan
tersebut juga mengungkapkan, selama ini waktu sikat gigi masyarakat banyak yang
masih belum pas, dominan sikat gigi waktu mandi, padahal sikat gigi yang betul
itu sehabis sarapan pagi dan sebelum tidur.
“Kebiasaan tersebut penting karena setelah sarapan, masih terdapat sisa
makanan dan plak yang menempel di permukaan gigi,”jelasnya.
Cara sikat gigi yang belum semua permukaan dibersihkan dengan baik
ikut menjadi pemicu gigi berlubang. Konsumsi makanan yang banyak mengandung
glukosa dan karbo serta kurang konsumsi sayur dan buah juga bisa jadi pemicu
gigi gampang berlubang.
“Sementara itu, menyikat gigi sebelum tidur menjadi waktu yang sangat
penting. Saat tidur produksi air liur berkurang sehingga kemampuan alami mulut
untuk membersihkan dan menetralisir asam juga menurun,”imbuhnya.
Menyikat gigi setelah mandi sebenarnya bukan berarti salah. Yang perlu
diperhatikan adalah jangan sampai menyikat gigi setelah mandi membuat seseorang
melewatkan waktu menyikat gigi setelah sarapan.
“Masyarakat perlu mengubah kebiasaan dengan menjadikan setelah sarapan
dan sebelum tidur sebagai patokan utama, bukan sekadar”setelah mandi” dan
jangan asal menyikat gigi,”pungkas drg Prapti.
Reporter:Asri

