GrinduluFM Pacitan -Sariawan mungkin terlihat sebagai keluhan ringan. Namun, ketika luka di dalam mulut berulang kali dan tak kunjung benar-benar hilang, aktivitas makan dan berbicara bisa ikut terganggu.
Keluhan sariawan yang kambuh berulang hingga membuat sulit makan
menjadi salah satu kondisi yang perlu mendapat perhatian.
“Kalau spesialisasi saya, sering karena sariawan berulang kembuhan
hingga kesulitan makan,”katanya.
Kalau secara umum masalah kesehatan gigi memang lebih kepada gigi
berlubang yang sering dibiarkan tidak mendapatkan perawatan sejak dini.
Sariawan dapat mucul pada bibir bagian dalam, pipi, lidah, gusi,
maupun bagian lain di dalam rongga mulut. Bnetuknya umumnya berupa luka kecil
dengan bagian tengah berwarna putih atau kekuningan dan dikelilingi kemerahan.
Ketua PDGI Cab Kab Pacitan, Satrya Ayu Erawatie Prayudha, mengatakan, sebaiknya jika sariawan tidak diabaikan. Dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan untuk mencari kemungkinan pemicunya.
Faktor yang berperan bisa beragam, mulai dari luka akibat tergigit
atau gesekan gigi, stress, kurang tidur, hingga kondisi tertentu yang berkaitan
dengan asupan nutrisi maupun kesehatah tubuh secara umum.
Karena penyebabnya tidak selalu sama, pengobatan sebaiknya tidak hanya
berfokus pada menghilangkan rasa sakit, tetap juga mencari faktor yang
menyebabkan keluhan terus berulang.
“Sariawan boleh dianggap sepele ketika hanya sesekali muncul. Tetapi
jika terus kambuh, tubuh sebenarnya sedang member sinyal agar kondisi tersebut
tidak lagi diabaikan,”tutupnya.
Reporter:Asri

