Tren makanan kekinian terus berkembang dan semakin mudah ditemukan, mulai dari minuman manis, desert, makanan cepat saji hingga berbagai camilan dengan tekstur lembut. Namun, di balik rasanya yang menarik, sejumlah jenis makanan tersebut perlu dikonsumsi secara bijak karena umumnya rendah serat dan dapat mengandung gula atau karbohidrat olahan cukup tinggi.
Dokter spesialis gigi RSUD dr Darsono Pacitan, Satrya Ayu Erawatie Prayudha mengingatkan bahwa pola konsumsi makanan dengan kandungan gula tinggi terutama jika dikonsumsi terlalu sering dan kebersihan mulut tidak dijaga, dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah pada gigi.“Saat ini keluhan gigi mulut merata pada semua usia pengaruh dari
makanan kekinian yang minim serat tidak diimbangi dengan konsumsi serat dan
kurang oral hygiene,”ujarnya.
Sebagai Ketua PDGI Cabang Kabupaten Pacitan dokter gigi spesialis
Satrya, menghimbau kepada seluruh masyarakat luas khususnya Pacitan, untuk
lebih aware terhadap kesehatan gigi dan mulut dengan periksa secara rutin
sehingga kelainan apapun baik pada gigi atau jaringan lunak mulut dapat
terdeteksi sejak dini dan mendapat tata laksana yang tepat.
“Yang saat ini seringnya pasien datang ke dokter gigi hanya bila ada
keluhan terkait gigi dan mulutnya,”imbaunya.
Bakteri yang terdapat pada plak gigi memanfaatkan gula dari makanan
dan minuman yang dikonsumsi. Proses tersebut menghasilkan asam yang dapat
merusak lapisan pelindung gigi atau
email.
“Jika berlangsung berulang kali, permukaan gigi dapat mengalami
kerusakan hingga terbentuk lubang,”imbuhnya.
Lubang kecil dapat berkembang perlahan tanpa disadari hingga kerusakan
semakin dalam dan akhirnya menimbulkan keluhan seperti ngilu, saki saat
mengunyah, gigi sensitip terhadap makanan panas atau dingin, bahkan sakit gigi
berdenyut.
Kebiasaan sehari-hari menjadi salah satu faktor yang perlu
diperhatikan lanjut drg Spesialis Satrya Ayu saat dikonfirmasi, Sabtu 12
September 2026.
Konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan, terlalu sering
ngemil, serta kurang menjaga kebersihan gigi dapat meningkatkan resiko
terjadinya karies.
Reporter:Asri

