Dari hasil penanganan dan olah TKP yang dilakukan petugas, sebagian besar kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengendara. Faktor seperti kurang konsentrasi saat berkendara, tidak mematuhi aturan lalu lintas, melaju dengan kecepatan tinggi, hingga kurangnya kehati-hatian menjadi beberapa penyebab yang sering ditemukan.
Sarana
prasarana di jalan raya yang sangat mempengaruhi terjadinya kecelakaan dari
hasil olah tempat kejadian perkara diantaranya lampu penerangan dan kondisi
jalan.
“Faktor
sarpras dan human error cukup mempengaruhi terjadinya laka lantas di
Pacitan,”ucap AKP Angga.
Human
error yang minim diketahui pengendara adalah tata cara berkendara yang benar.
Terkait human error diintensifkan ke sekolah-sekolah, karena di data unit laka
Polres Pacitan terbanyak korban laka di usia pelajar dan usia produktip.
“Saya
cukup prihatin dengan adanya korban meninggal dunia akibat laka, kita sering
lakukan sosialisasi seringnya kecelakaan, kemudian kita sebar petugas lakukan
patroli dua kali dalam semalam difokuskan di daerah rawan laka seperti JLS,
terakhir di Portal jalur tengkorak Sedeng,”terangnya.
Berikut adalah rekapitulasi data kecelakaan lalu lintas wilayah hukum Satlantas Polres Pacitan periode 15 s.d. 21 Agustus 2026.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa berhati-hati
dan mematuhi peraturan berlalu lintas demi keamanan bersama di jalan raya.
Tertib berlalu lintas, ciptakan keselamatan di jalan raya.”pungkasnya.
Reporter:Asri

