Petugas
dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pacitan naik turun gunung sejak Mei 2026
untuk melakukan penjangkauan dan verifikasi langsung ke warga. Langkah itu
dilakukan agar kuota siswa bisa
terpenuhi. Sebab menurut Heri, jumlah itu cukup banyak dan pihaknya khawatir
tidak tercapai jika hanya menunggu.
Oleh
karena itu naik turun gunung atau visite dari rumah ke rumah menjadi pilihan
alternatip Dinas Sosial untuk dapat menjaring siswa sesuai jatah kuota.
Kepala
Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Heri Setijono,memastikan kuota yang diberikan
Kementerian Sosial untuk Pacitan bisa terpenuhi.
“Insyaallah
Sekolah Rakyat Pacitan mulai menjaring siswa tingkat SD, SMP dan SMA,”katanya.
Jumlah
total perolehan sementara per Jumat 6 Juni 2026, untuk tingkat SD 11 siswa, SMP
ada 96 siswa dan SMA sudah terjaring 141 siswa.
Sekolah
Rakyat di Pacitan dibangun dengan konsep berasrama agar siswa fokus belajar.
Pemerintah menargetkan pembangunan fisik sekolah selesai Juli 2026 agar bisa
langsung digunakan untuk penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027.
“Setiap jenjang 90 anak ada 3 kelas, tiap jenjang tiga kelas, tiap kelas 30 siswa jadi total tiap jenjang 90 siswa,” tutup Heri.
Reporter:Asri

