Pacitan Baru Punya 9 Tempat Penitipan Anak (TPA) Terakreditasi.

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, April 14, 2026

GrinduluFM Pacitan - Kepala Bidang PP dan PA Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Pacitan, dr Puji Dian Cahyani mengatakan permasalahan anak bersumber dari keluarga salah satunya karena itu berbagai harapan diupayakan untuk menjamin hak dan perlindungan terhadap anak termasuk pengasuhan anak.

Puji Cahyani menerangkan, untuk anak usia dini, pendidikan dapat dilakukan melalui Taman Kanak-Kanak ataupun Taman Kanak-Kanak Luar Biasa. Sementara itu, secara non formal pendidikan anak usia dini dapat dilakukan melalui Taman Penitipan Anak (TPA).

Saat ini Kabupaten Pacitan lagi berjuang mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Dimana salah satu poin adalah pentingnya keberadaan tempat penitipan anak (TPA) sebagai solusi yang bisa ditempuh aman menitipkan pengasuhan anak saat ditinggal bekerja orangtuanya. Jumlah TPA di Pacitan hingga 2026, masih sangat jauh dari kurang. Baru ada 9 Tempat Penitipan Anak di Pacitan sesuai data DPPKB PPPA.

“Kita harus berikan ruang kepada anak-anak suasana aman. Penyediaan rumah aman sangat penting. Perlu juga layanan anak dipertanyakan sudahkah sesuai dengan hak anak apa belum?,”jelasnya.

Lanjut dr Puji pusat informasi anak itu sangat dibutuhkan. Saat ini diketahui, jumlah balita di pacitan mencapai 27 ribu 199 sedangkan  tempat penitipan anak baru terdapat 9, sebanyak 2  tempat berada di wilayah Kecamatan.

Keberadaan pembantu rumah tangga adalah salah satu alternatif untuk membantu mengatasi permasalahan kinerja dalam sebuah keluarga tapi tidak otomatis semua tugas-tugas rumah tangga bisa diambil alih oleh PRT, misal pengasuhan anak, dan pendidikan anak. Itulah sebabnya pengasuhan anak menjadi masalah tersendiri bagi perempuan bekerja. Oleh karena itu dr Puji menjelaskan begitu pentingnya keberadaan Tempat Penitipan Anak (TPA).

“Kalau TPA ada jelas anak terlindungi terpenuhi hak-haknya karena  anak butuh pengasuhan yang betul. Harapannya dengan anak dititipkan di TPA bisa mendapatkan pola asuh yang lebih baik dan TPA di Pacitan itu  semuanya sudah ada standarisasinya sudah terakreditasi. Beda lo dengan diasuh pembantu rumah tangga,”pungkasnya.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 14.26
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03