Kapolres Pacitan,
AKBP Ayub Diponegoro Azhar, mengonfirmasi bahwa
kecelakaan tunggal tersebut melibatkan empat orang, dengan rincian dua orang
meninggal dunia di lokasi, satu luka berat, dan satu luka ringan.
“Dua peristiwa tragis itu terjadi di ruas berbeda, yakni jalur provinsi
Tegalombo–Pacitan, tepatnya di Km 43 Dusun Climpring, Desa Gemaharjo, Kecamatan
Tegalombo, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebuah truk Mitsubishi
bak terbuka dengan nomor polisi N 9452 CL terguling setelah mengalami kendala
pada roda. Laka hari sebelumnya truk engkel bermuatan empat orang terjun ke
jurang sedalam 20 meter di Jalur Lintas Selatan (JLS), Desa Gawang, Kecamatan
Kebonagung,”ungkapnya.
Rentetan kejadian ini kembali
menyoroti keselamatan berkendara di jalur tanjakan yang kerap dilewati
kendaraan berat dan kerap dilintasi pengendara jarak jauh.
Kapolres menjelaskan bahwa kecelakaan
bermula saat kendaraan melaju dari arah Ponorogo menuju Pacitan. Saat melintas
di lokasi kejadian yang memiliki kondisi jalan menikung dan turunan tajam, truk
mengalami kerusakan pada bagian roda.
“Diduga kendaraan mengalami rem
blong sehingga pengemudi kehilangan kendali. Ditambah kondisi jalan yang
menikung dan turunan tajam, truk akhirnya terguling dan menabrak pembatas
jalan,” ujar AKBP Ayub.
“Ada dua MD,
satu MD (meninggal dunia) korban terjepit,” ujar AKBP Ayub Diponegoro
Azhar saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Selasa (14/4).
Reporter:Asri

