Ketika SPBE Bilang Stok Aman Tapi Warga Kesulitan Dapatkan Gas LPG 3 KG, Polisi Cawe-cawe Turun Tangan

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, Maret 17, 2026

GrinduluFM Pacitan - Sulitnya warga di Pacitan saat puasa hingga jelang lebaran mendapatkan gas elpiji 3 kg untuk memasak sehari-hari membuat polisi cawe-cawe ikut turun tangan.<p>

Aneh memang, di pangkalan menyatakan kuota dan stok ready untuk pelanggan dan pengcer bahkan ada tambahan sekitar 4400 tabung tapi tiba warga masyarakat mau beli langka bahkan harganya gas melon subsidi saat ini ugal-ugalan capai Rp.35 ribu disebagian pengecer. Kondisi itu jelas jauh dari normal.<p>

Informasi di wilayah kota harga gas lpg sudah dibandrol 30.000 hingga 35.000 rupiah. Sebelumnya Tegalombo juga menyusul melaporkan harga gas melon sudah tembus 30.000<p>

Curhatan warga masuk sampai ke telinga Kapolres Pacitan bahwa di sejumlah wilayah Kabupaten Pacitan mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram bersubsidi menjelang Lebaran 2026. Keluhan tersebut mencuat di media sosial dan membuat Kapolres Pacitan AKBP Ayub turun tangan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik distribusi untuk memastikan kondisi pasokan di lapangan.<p>

Selain itu Kapolres menekankan kepada pangkalan jangan sampai pangkalan tidak mau jula kongkalingkong dengan pengecer, pengecer spekulasi berani ambil harga diatas HET karena jika jual ke masyarakat hanya bayar HET untung bagi pangkalan tipis.<p>

“Saya masih mantau sampai saat ini pangkalan-pangkalan apabila terbukti dan ada modus demikian akan kami tindak dan laporkan ke disperindag agar dicabut izinnya,”ujarnya.<p>

Gas subsidi 3 kg menjadi masalah saat ini salah satu faktor penyebab bisa jadi juga karena ada pejabat dan ASN alias orang kaya yang menggunakan gas yang peruntukannya dikhususkan untuk warga miskin.<p>

“Kita akan coba berikan arahan kepada anggota Polres agar tidak menggunakan gas subsidi yang peruntukannya bagi warga miskin tersebut,”imbuhnya.<p>

Kapolres Ayub menambahkan terkait adanya gejolak kelangkaan lpg 3 kg Pimpinan Pertamina Madiun dan Ketua Hiswana akan turun langsung ke Pacitan. Bahkan Pacitan juga akan mendapatkan kuota tambahan dari Semarang.<p>

Diketahui, sebagian besar desa atau kecamatan di Pacitan, muncul keluhan masyarkat terkait sulitnya mendapat gas elpiji 3 kg atau gas tabung melon yang disubsidi pemerintah. Bahkan jikapun ada, harganya jauh diatas HET.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Kabupaten Pacitan, Asep Suherman,menyatakan kuota gas 3 Kilogram untuk wilayah Kabupaten Pacitan, sebenarnya tidak langka. <p>

Menurutnya, kuota gas elpiji untuk Kabupaten Pacitan selama 2026 mencapai 12.935 Metrik Ton (MT). Kemudian tambahan dari Pertamina tanggal 13 Maret sebanyak 3.360 tabung masih ditambah lagi tanggal 15 Maret sebanyak 10.600 tabung lalu tanggal 17 Maret ada lagi penambahan sekitar 3.360 tabung.<p>

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 14.28
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03