Ternyata Daya Beli Naik Jelang Lebaran Akibatkan Gas LPG Sulit Didapatkan di Pacitan

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, Maret 17, 2026

GrinduluFM Pacitan - Kelangkaan gas elpiji 3 kg, khususnya yang bersubsidi, kini menjadi masalah yang cukup mengganggu masyarakat Pacitan. Sebagai salah satu sumber energi utama untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelangkaan ini menyebabkan berbagai kesulitan bagi masyarakat yang sangat bergantung pada gas tersebut untuk memasak.<p>

Gas elpiji 3 kg sering kali menjadi pilihan utama bagi kalangan masyarakat dengan penghasilan rendah, karena harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan gas non-subsidi. Namun, kelangkaan gas ini belakangan semakin meningkat dan mulai menimbulkan keresahan hingga terdengar sampai ke Polres Pacitan.<p>


Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Choirul Maskanan membenarkan sulitnya warga mendapatkan gas melon bersubsidi sebulan penuh di bulan Ramadhan hingga jelang lebaran.<p>

“Kita langsung cek dan memberikan pengawasan ketat ke sujumlah pangkalan. Bahkan jika ketahun ada yang menimbun akan dilakukan penindakan hukum,”ujarnya.<p>

Menanggapi masalah gas lpg 3 kg mulai sulit didapatkan warga Polres Pacitan kolaborasi dengan Disperindag cek lapangan, ke SPBE, sub lapangan bahkan hingga pengecer atau warung-warung penyedia.<p>

“Kalau satu konsumen atau warga itu mau membeli satu gas kemudian gas habis baru beli lagi, tidak seperti sekarang satu warga beli lebih dari dua gas maka masalah langka gas tidak bakal terjadi masalah,”ungkapnya.<p>

Kebiasaan warga kalau jelang lebaran khawatir toko tidak buka sehingga beli lebih dari dua hal itu bisa menjadi pemicu juga sulitnya gas melon didapat.

“Kita monitor stok dengan yang di butuhkan warga konsumen kira-kira berapa bedanya. Selain itu kita koreksi juga pangkalan yang menerima terlalu banyak. Kira-kira antara barang yang dikirim dengan habisnya tidak imbang nanti akan kita lidik,”imbuhnya.<p>

Disampaikan Kasat Reskrim AKP Maskanan dari hasil cek lapangan belum ada indikasi menimbun namun lebih karena setiap warga pas lebaran ketakutan toko tutup maka mereka belinya lebih dari satu.<p>

“Sebetulnya gas lpg itu sudah ditambah tapi takutnya saat lebaran tidak ada toko buka sehingga warga belinya lebih dari satu. Coba kalau satu orang beli lebih dari dua jelas harus ada tambahan kuota 2 kali lipat. Seandainya warga beli hanya satu tabung tidak akan terjadi langka apalagi pemerintah sudah menambahkan kuota selama puasa dan lebaran,”tutup AKP Choirul Maskanan.<p>

Reporter:Asri

 

 

 

Blog, Updated at: 14.20
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03