Dapat Bonus Rp 25 Juta, Luluk Juara SEA Games Angkat Besi Akui Sebagian Bonus Untuk Beli Alat Latihan Yang Rusak

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Kamis, Januari 08, 2026

GrinduluFM Pacitan - Senyum semringah tampak pada wajah atlet Pacitan Luluk Diana Tri Wijayana dan juga Pelatih angkat besi dari klub Bina Satria Kecamatan Punung, Pacitan, Samsuri. Bagaimana tidak, bonus uang tunai Rp. 25 juta sudah Luluk terima berkat keberhasilan membawa nama harum Pacitan di angkat besi SEA Games 2025 Thailand. Begitupun pelatihnya Samsuri juga dapat bonus Rp.10 juta dari Pemkab Pacitan.

Penyerahan Bonus di ruang kerja Bupati Pacitan, Kamis (8/1/2026) langsung diserahkan sendiri oleh Bupati Indrata Nur Bayuaji didampingi Ketua KONI terpilih Baginda Rahardian Pratama dan sejumlah Pengurus KONI Pacitan.

Luluk meraih emas di cabang olah raga (cabor) angkat besi. Yang membanggakan luluk maupun pelatihnya sepakat bakal menggunakan bonus itu sebagian untuk membeli alat latihan yang mulai pada rusak parah.

“Yang jelas bonus ini buat saya tabung dan pasti untuk membantu orang tua juga, kalau ada sisanya akan saya belikan alat latihan, semua sudah pada rusak, kasihan adek-adek mau latihan, alat-alat latihan sudah rusak parah,”ungkapnya.

Bupati Indrata Nur Bayuaji saat bertemu memberi pesan untuk Luluk agar tetap semangat berlatih, fokus karena perjalana luluk masih panjang diusianya sekarang yang masih remaja untuk tetap membawa nama harum daerah.

“Tetap semangat fokus latihan, perjalanan luluk masih panjang diusia yang masih muda, tetap berikan yang terbaik untuk daerah khususnya bangsa dan Negara,”pesan bupati Aji.

Sementara Pelatihnya Samsuri mengatakan dalam waktu dekat ini target akan mengikuti agenda nasional.

“Kalau luluk kita agendakan Propov sudah gak boleh. Kita ikutkan agenda nasional. Tahun ini asean games insyaallah tanggal 12 harus di Jakarta ikut latihan nasional sentralisasi hadapi asean games,”ujar Samsuri.

Ketua terpilih Komite Olahraga Nasional (KONI) Pacitan, Baginda Rahardian Pratama, ikut bangga dan senang. Berharap prestasi luluk ini kedepan bisa menularkan kepada atlet lain di Pacitan.

“Selamat ya untuk luluk begitupun terimakasih pada pelatihnya yang sudah sabar membimbing sehingga menjadi atlet nasional. Bagaimanapun beliau ini sudah menorehkan nama harum pacitan di kancah nasional dan dunia. Berharap kedepan semakin berprestasi dan berkolaborasi untuk tetap cetak prestasi,”ucap Baginda.

Munirul Ichwan,Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga mengatakan, mencetak prestasi tidak gampang harus dimulai hari ini, kerja keras dan Pemerintah siap mendorong.Ternyata ditengah keterbatasan itu ada prestasi yang luar biasa.

“Kabeh ternyata kalah mbek thiwul, bahkan atlet angkat besi kita sudah dilirik daerah lain. Dan tentunya bonus ini bentuk apresiasi perjuangan dan dedikasi atlet pelatih angkat besi dalam mengharumkan nama daerah. Pemberian ini bukan sekedar hadiah melainkan dorongan moral agar prestasi terus ditingkatkan,”katanya.

Diketahui, Luluk Diana Tri Wijayana atlet angkat besi asal Pacitan, ini sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi tim angkat besi Indonesia setelah menjadi yang terbaik di kelas 48 kilogram putri dengan total angkatan 184 kilogram pada pertandingan yang berlangsung di Chonburi, Sabtu (13/12/2025).

Tampil dengan penuh percaya diri, Luluk berhasil mencatatkan angkatan snatch seberat 84 kilogram dan angkatan clean and jerk seberat 100 kilogram.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 13.37
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03