Nyata Beredar di Pacitan, Minyak goreng Palsu Dikemas Mirip Minyakita Program Pemerintah

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, Mei 21, 2024

GrinduluFM Pacitan - Setelah ada desakan dari wartawan dengan kabar ditemukan minyakita palsu beredar di pasar Pacitan sehingga membuat warga semakin resah, Kepolisian Pacitan dalam hal ini Satgas Pangan bersama Tipiter Satreskrim Polres Pacitan diperintahkan Kapolres turun cek ke pasar pasar.

Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho memerintahkan jajarannya gerak cepat kroscek harga minyakita di pasaran. Dari hasil sidak, harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng subsidi minyakita ternyata dipatok kisaran Rp.16.000 per liter lebih mahal Rp.2.000 dari HET.

“Alasan pedagang saat ditanya petugas karena harga dari distributor sudah lebih dari Rp.14.000.”ujar Kepala Disdagnaker Pacitan Asep Suherman.

Fakta lain ditemukan saat sidak, ternyata benar benar ada produk minyakita tiruan alias palsu. Produk ini dikemas mirip prioduk program pemerintah untuk subsidi dan dijual dengan harga yang lebih mahal.

Sekilas dilihat memang mirip tapi ada perbedaan. Diantaranya dikemas dalam botol ukuran satu liter. Meski dilabeli dengan harga Rp. 14.000 per liter.

Nakalnya lagi, minyakita yang diduga tiruan itu dijual dengan harga Rp.16.000 per liter.

Kepala Disdagnaker Pacitan Asep Suherman mewanti wanti pembeli lebih cerdas dalam membeli sebuah produk.

Salah satu yang gampang mengenali mencermati produk sebelum memutuskan membeli. Apalagi, sejauh ini belum diteliti mengenai kandungan minyak dalam kemasan botol plastik bening ini.

Karena butuh penelitian untuk memastikan berbahaya atau tidak kandungan dalam minyakita tiruan ini bagi tubuh, warga dihimbau untuk teliti saat membeli.

“Minyak goreng merupakan produk nabati yang mempunyai waktu kadaluwarsa atau umur simpan jadi harus hati hati dalam penggunaannya agar tercegah dari zat yang membahayakan kesehatan tubuh.”lanjut Asep.

Sementara Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho menegaskan, untuk memastikan apakah minyakita yang ditemukan diduga palsu ini memang palsu atau aman konsumsi, butuh penelitian laboratorium.

“Warga sebaiknya membeli produk yang aman dari rekanan pemerintah sambil menunggu perkembangan lebih lanjut proses penyelidikan kepolisian.”tegasnya.

Minyakita program pemerintah yang asli saat ini diedarkan dalam bentuk refill , tidak ada dalam bentuk kemasan botol plastik seperti yang beredar saat ini di pasaran.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 16.15
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03