Polisi Bongkar Jenazah Warga Meninggal Setelah Minum Kopi Diduga Diracun

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Kamis, Januari 11, 2024

GrinduluFM Pacitan - Penyidik Satreskrim Polres Pacitan melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam jenazah warga Dusun Mekarsari Desa Sudimoro Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan inisial MRS (14) laki-laki yang masih berstatus pelajar kelas 2 MTs setempat.

Tujuan ekshumasi atau pembongkaran jenasah tersebut kata AKP Untoro Kasatreskrim Polres Pacitan untuk lebih memastikan penyebab utama korban berinisial MRS (14 ) tersebut meninggal dunia karena diracun.

“Tanggal lima Januari 2024 itu kami menerima laporan kejadian satu keluarga mengalami keracunan setelah meminum kopi. Kami melaksanakan penyelidikan salah satunya sekarang ini kita lakukan pembongkaran jenazah untuk mencari kepastian apakah benar kopi yang diminum mengandung racun. Sehingga bisa terang perkara ini.”kata Kasatreskrim usai ekshumasi Kamis 11 Januari 2024.

Kasatreskrim mengatakan sampai saat ini belum ada motif terkait kasus tersebut namun pihak satreskrim terus melakukan penyelidikan dengan harapan dalam waktu dekat bisa menemukan titik terang dari perkara ini sehingga bisa menentukan tersangkanya.

“Jadi kemarin orang tua korban ini mengalami pencurian buku rekening kemudian juga sudah dicairkan di salah satu bank. Nah berawal dari situ kita lakukan penyelidikan untuk saat ini kita juga sudah menentukan tersangka dari pencuri rekening itu sehingga nanti kami harapannya bisa mengungkap perkara keracunan korban.”ungkapnya.

Pelaku pencurian rekening orang tua korban saat ini sudah ditahan pihak Kepolisian yang merupakan tetangga korban.

Ada dugaan racun yang dicampur ke kopi korban berupa putas.

Sukatmin merupakan ibu korban melaporkan anaknya inisial Mrs (14) meninggal akibat minum kopi. Ayah korban Tuari membuat dua gelas kopi, satu untuk dirinya dan satu untuk korban. Setelah 30 menit korban mengeluhkan rasa pahit dan kepala pusing. Sudah diberi minum air putih namun korban tiba-tiba jatuh dan mengalami kejang-kejang. Korban dilarikan ke Puskesmas namun nyawa korban tidak tertolong.

Adapun BB (barang bukti) yang disita oleh petugas kepolisian diantaranya seragam pramuka korban, sisa kopi merk neo coffee dan handphone korban serta Softcase.

“Kami terus melakukan perkembangan penyelidikan untuk ungkap terang dan pelaku dari perkara ini.”tutupnya.

Reporter/Penulis:Asri

Blog, Updated at: 14.22
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03