KPU Butuhkan Hasil Cek Gula Darah dan Kolesterol, 13 Ribu Lebih Calon Anggota KPPS Mulai Jalani Tes Kesehatan

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Kamis, Desember 07, 2023

GrinduluFM Pacitan - Penyelenggara Pemilihan Umum pada tahun 2024 memerlukan banyak persiapan, terutama saat hari pemungutan suara. Salah satu pihak yang ikut membantu hal teknis tersebut adalah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau di singkat KPPS.

Tidak mau terjadi hal hal yang tidak di inginkan terkait stamina anggota KPPS diwajibkan jalani cek laboratorium terutama gula darah dan kolesterol.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Pacitan Sulis Styorini, pemeriksaan kesehatan petugas KPPS tahun 2024 berbeda dengan tes kesehatan tahun 2019 yang lalu. Untuk petugas KPPS pada pemilihan umum 4 Februari 2024 kali ini dibutuhkan hasil cek laboratorium terkait gula darah dan kolesterol.

“Kalau tahun 2019 lalu cukup dengan surat keterangan sehat saja, tahun ini kita membutuhkan hasil cek laboratorium terkait kadar gula dan kolesterol.”katanya.

Meskipun hasil cek laboratorium terkait gula darah dan kolesterol sangat dibutuhkan oleh KPU akan tetapi sepanjang itu anggota KPPS dinyatakan sehat tentu tidak akan menggugurkan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan di masing masing wilayah puskesmas mereka tinggal.

Sulistyorini menambahkan anggota KPPS pemilu terdiri dari tujuh orang yang dipilih dari masyarakat sekitar TPS.

“Anggota KPPS di Pacitan sekitar 13 ribu lebih sekian. Artinya 1860 TPS kali tujuh orang yang kita butuhkan.”imbuhnya.

Pemeriksaan kesehatan untuk calon anggota KPPS dimulai Rabu 06 Desember 2023 yang akan bekerja mulai tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

“Sejauh ini animo masyarakat cukup positip bisa menjadi salah satu persyaratan mendaftar sebagai anggota dan juga peran pemerintah memberikan fasilitasi kepada KPU dan calon penyelenggara cukup bagus. Mulai dua bulan lalu kita sudah persiapan. Banyaknya masyarakat yang akan diperiksa dikhawatirkan tidak terlayani. Namun dua hari terakhir ini hasil pantauan kami sudah cukup bagus,”ungkapnya.

Sementara di sejumlah TPS dilaporkan Ketua KPU Kabupaten Pacitan Sulis Setyorini minim ketersediaan sumber daya manusia.Warga diusia produktip yang lulusan SLTA yang sesuai persyaratan banyak yang merantau. Dalam TPS dibutuhkan tujuh orang.

Ketua KPU Sulistyorini berharap kondisi itu bisa tercukupi sampai batas akhir pada tanggal 20 Desember 2023. PPS mulai kerja keras untuk memenuhi dengan gencar koordinasi dengan pemangku wilayah untuk ikut ketok tular mencari sumber daya manusia.

“Ya memang ada beberapa TPS yang tidak mencukupi kebutuhan sumber daya manusia. Tentu ada yang mengatur tentang itu. Kekurangan sdm di TPS itu hanya terjadi di 10 TPS saja tidak terlalu banyak jika dibandingkan dari total keseluruhan.”pungkasnya.

Reporter/Penulis:Asri

Blog, Updated at: 14.01
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03