Capaian Nilai MCP KPK Pemkab Pacitan 82, Kata Aji: Cegah Korupsi Merupakan Kewajiban!

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Rabu, Desember 13, 2023

GrinduluFM Pacitan - Capaian nilai Monitoring Center For Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kabupaten Pacitan per tanggal 3 Desember 2023 indeks capaian 82 rangking 8 di Provinsi Jawa Timur dan rangking 62 tingkat Nasional.

Angka itu masih jauh lebih baik jika dibandingkan tahun 2021 dimana Pacitan nomor dua dari bawah di Jawa Timur. Kemudian tahun 2022 naik masuk 10 besar dan tahun 2023 kali ini di peringkat 8 tingkat Provinsi Jatim.

Hal tersebut diucapkan Bupati Indrata Nur Bayu Aji saat sambutan Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Gedung Ghasibu, Senin 11 Desember 2023.

“Jujur tahun 2021 kita nomer dua dari bawah tapi Alhamdulillah 2022 kita masuk sepuluh besar dan saat ini kita diperingkat 8 dan masih terus bergerak angka ini, bisa naik bisa juga turun.”ucapnya.

Terkait komitmen memberantas korupsi yang semakin menggurita hingga tingkat Desa tersebut, Bupati Aji mengajak pegawai dilingkup birokrasi untuk koreksi dan introspeksi diri masing masing dan selalu bersyukur dengan apa yang di peroleh saat ini dan berikhtiar untuk mendapatkan hasil yang lebih baik di kesempatan berikutnya dengan penuh keberkahan sehingga rantai korupsi kedepan bisa di minimalkan bisa diberantas dari wilayah Pacitan.

“Menurut saya Mencegah korupsi itu merupakan kewajiban.”tegasnya.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Bupati unjuk kebolehan membacakan puisi yang merupakan karya Ws. Rendra.

Berikut ini puisi yang dibacakan Mas Bupati:

Seringkali aku berkata ketika orang memuji miliku bahwa sesungguhnya ini hanya titipan. Bahwa mobilku hanya titipan. Bahwa rumahku hanyatitipanNya. Bahwa hartaku hanya titipanNya. Bahwa putriku hanya titipanNya. Tetapi mengapa aku tak pernah bertanya. Mengapa dia menitipkan padaku. Untuk apa dia menitipkan ini padaku. Dan kalau bukan miliku apa yang harus kulakukan untuk miliknya ini. Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan miliku. Mengapa hatiku justru terasa berat ketika titipan itu diminta kembali olehNya. Ketika diminta kembali kusebut itu sebagai musibah. Kusebut itu sebagai ujian. Kusebut itu sebagai petaka. Kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku. Aku ingin lebih banyak harta. Ingin lebih banyak mobil lebih banyak rumah lebih banyak popularitas dan kutolak saat itu. kutolak kemiskinan.seolah semua derita adalah hukuman bagiku. Seolah keadilan dan kasihNya harus berjalan seperti matematika. Aku rajin beribadah maka selayaknya derita menjauh dariku.dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Bupati Aji juga menyampaikan terima kasih kepada 12 Desa di Kabupaten Pacitan atas prestasi penilaian mandiri indikator desa anti korupsi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada 12 desa dikabupaten pacitan atas pertasipasi penilaian mandiri indikator desa anti korupsi, matur suwun pak.”katanya.

Dengan program replikasi desa anti korupsi diharapkan memperkuat komitmen bersama untuk berantas korupsi sehingga pembangunan di Pacitan bisa berjalan optimal. Pertumbuhan ekonomi meningkat seiring peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

“Tema hakordia tahun 2023 Sinergi Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju. Melalui lomba baca dan cipta puisi anti korupsi bisa meningkatkan peran serta dan kesadaran masyarakat khususnya anak didik untuk mencegah korupsi sedini mungkin.”tutupnya.

Reporter/Penulis:Asri

Blog, Updated at: 10.28
Tinggalkan komentar positif Anda di sini
03