Belasan Orang Disengat Tawon Raksasa Asia, Satu Meninggal Dunia

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Jumat, Desember 15, 2023

GrinduluFM Pacitan - Dua belas orang di Dusun Kembang dan Dusun Pakis Desa Karanganyar Kecamatan Kebonagung. Dilaporkan menjadi korban sengatan tawon Raksasa Asia. Petugas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) dimintai bantuan untuk mengevakuasi sarang tawon yang diketahui berada di pohon jati, pohon sengon dan atap rumah warga. Selain itu sengatan tawon juga dialami tiga warga Dusun Ketro Desa Punjung Kebonagung saat bekerja di sawah.

Kabid Damkar Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP Kabupaten Pacitan Sugito menjelaskan, musim kemarau ekstrem yang terjadi beberapa bulan terakhir ini berpengaruh terhadap perilaku hewan liar seperti ular, dan tidak terkecuali tawon beracun jenis Vespa, ndass, pelang, kertas, kemit, gorang gareng dan tawon jenis baru yang punya sebutan tawon raksasa asia.

“Di pacitan sempat menyengat 12 orang. Satu orang meninggal dunia. Tawon Raksasa Asia ini spesies baru yang kita temukan saat musim kemarau. Rumahnya beraturan bagus bulat cantik tapi koloninya banyak dan bentuknya lorek lorek seperti harimau sumatera. Jarak 100 meter kalau ada gerakan tubuh dari manusia langsung disengat. Kita eksekusi di Dusun Kembang Karanganyar Kebonagung sudah menyengat 8 orang. Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat. Dampaknya mual pusing ada yang hingga MD.”ungkapnya.

Hati-hati dan waspada belum genap setahun 2023 hewan liar yang mendatangi permukiman memang harus menjadi kewaspadaan warga. Karena ular yang mendekati permukiman warga ini bukan sembarang hewan liar yang bisa disepelekan. Mereka ini berbahaya karena memiliki racun mematikan.

Berdasar hasil eksekusi Damkar Satpol PP Pacitan tawon di pacitan itu ada empat jenis. Pertama tawon Ndass bentuk rumah beraturan bagus atau orang pacitan bilang tawon baloh. Kedua tawon pelang, tawon bersarang ditanah sebagian di lubang pohon. Ketiga tawon kertas itu ada dua yakni tawon kemit dan tawon gorang gareng, tawon ini tidak agresif tapi tidak boleh disepelekan.

Ditambahkan Sugito, terakhir petugas Damkar melakukan eksekusi tawon di Dusun Betulo Bangunsari pada tanggal 14 Desember 2023. Salah satu korban yang disengat tawon raksasa asia bernama Tukibi warga Karanganyar Kebonagung menceritakan rasanya panas senut senut semalaman tidak bisa tidur.

“Rasanya itu puanaassss sekali, tidak bisa tidur saya, kepala ini rasane sakit. Kalau dibanding entupan tawon biasane jauh lebih sakit ini rasanya.”ceritanya.

Tawon berbahaya dan mematikan ini semakin sering ditemukan di permukiman penduduk. Nyaris setiap hari ada permintaan bantuan untk eksekusi tawon yang diterima Tim Rescue Damkar.

Selain tawon, hewan liar berbahaya dan mematikan yang ditangani Damkar setahun 2023 adalah kemunculan ular.

Kata Sugito, Ular banyak jenis yang sekarang muncul seperti king kobra dan kobra jawa yang sangat menakutkan membahayakan. Dua minggu lalu ada seorang anak di kelurahan ploso matanya kena pancuran king kobra. Untungnya bisa ditolong dan langsung dilarikan ke IGD Rumah Sakit.

‘Untuk eksekusi lebah tawon selama Januari hingga 15 Desember 2023 kita sudah lakukan di 89 lokasi. Sedangkan untuk eksekusi ular sudah 74 kali. Banyak juga jenis ular membahayakan jiwa yang kita eksekusi.”pungkasnya.

Reporter/Penulis:Asri

Blog, Updated at: 16.26
Tinggalkan komentar positif Anda di sini
03