Peringati Hari Disabilitas, Polres Pacitan Bantu Salurkan Sembako, Buah dan Uang Saku

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Rabu, Desember 07, 2022

GrinduluFM Pacitan -Dalam rangka memperingati hari disabilitas internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember setiap tahunnya, Polres Pacitan terus bergerak membantu penyandang disabilita di Kabupaten Pacitan.

Giat bakti sosial peduli disabilitas tersebut dilaksanakan di tiga tempat berbeda. Salah satu diantaranya, di Sekolah Luar Biasa YKK di Desa Sumberharjo. Secara khusus Kapolres Pacitan AKBP Wildan Alberd menerima cinderamata lukisan karya seorang siswa SLB bernama Nia Virawati. Dalam acara tersebut Ketua Bhayangkari Ny. Lina Wildan bersama anggota juga ikut menyerahkan paket sembako, buah buahan dan sejumlah uang saku.

“Alhamdulillah, hari ini kami dna bhayangkari ditemani anggota melakukan giat baksos di tiga tempat. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polisi kepada masyarakat, khusus penyandang disabilitas.”kata Kapolres AKBP Wildan Alberd

Sementara Kepala SLB YKK Pacitan Toto Handoyo dalam sambutannya menyampaikan rasa gembira atas kepedulian Polres Pacitan. Toto menyampaikan lulusan SLB YKK meski dalam keterbatasan dari tahun ke tahun sudah banyak menelurkan lulusan yang sukses. Ada yang kerja di dunia industri dan ada juga yang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Alhamdulillah terima kasih Kapolres Pacitan dan jajaran atas kunjungan nya ke sekolah kami. Sejak sekolah ini berdiri tahun 1974 silam, kami tak pernah membedakan siswa berkebutuhan khusus karena mereka sangat istimewa dan mampu berkompetisi di dunia kerja,”sambutnya

Setelah dari SLB YKK, rombongan Polres melanjutkan perjalanan giat bansos ke Desa Borang Kecamatan Arjosari untuk menyalurkan bantuan sembako, buah buahan dan uang saku. Selain itu Polres juga menyambangi rumah pemuda penyandang tuna netra, Alwi Muktaza (21) warga Rt 01/ Rw 02 Desa/Kecamatan Arjosari. Alwi merupakan penghafal Alquran 30 Juz, anak dari Suhardi pencari ikan di sungai.

Dari giat baksos tersebut menurut AKBP Wildan Alberd terdapat sebuah nilai yang dapat di petik pelajaran bagi semua orang. Meski memiliki keterbatasan fisik namun mampu menjalani hidup lebih semangat bahkan berprestasi.

“Kita mesti bersyukur, mereka yang fisiknya terbatas saja bisa melakukan banyak hal positif dan bermanfaat bagi orang lain.”pungkasnya

Editor: Asri

Blog, Updated at: 17.39
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03