BPS: Angka Kemiskinan di Pacitan Masuk Lagi Ke Zona Merah 15.11%, Tiga Ribu Orang Dalam Kemiskinan Parah

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Senin, Januari 31, 2022

GrinduluFM Pacitan - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pacitan Bagyo Tri Laksono mengatakan, kemiskinan memang bak lingkaran setan, setiap tahun selalu menjadi isu permasalahan perioritas di Pacitan.

“Tahun kemarin ini kita sudah keluar dari zona merah, kita sudah keluar dari 15 persen, karena rata-rata di Jawa Timur diatas 15 persen itu tinggi zona merah, kemaren kita di tahun 2021 kita masuk lagi ke zona merah, kemiskinan kita di 2021 capai 15,11 persen.”katanya

Ditambahkan Bagyo Tri Laksono Kepala BPS Pacitan, dalam angka kemiskinan di Pacitan tersebut ada istilah kemiskinan ekstrim atau kemiskinan ‘parah’ sekitar 3 ribuan orang.

Meskipun kemiskinan kembali masuk zona merah akan tetapi untuk angka pengangguran alami penurunan.

“Dari angka 8 ribu pengangguran tinggal 6 ribuan sekian, ada turun seribuan.”ungkap Bagyo

Lanjut Kepala BPS Pacitan, yang justru masih harus di tingkatkan di pacitan itu dari segi pendapatan warganya.

“Pengangguran turun, tapi pendapatan warga masih segitu gitu aja, tidak bergerak gerak positip. Ini yang harus digenjot lagi untuk bisa mengurangi kemiskinan.” lanjutnya 

Menurut Bagyo, untuk mengurai kemiskinan di Pacitan itu memang harus di tingkatkan dari laju pertumbuhan ekonomi dan turunkan pengangguran.

“Kemiskinan, pengangguran dan laju pertumbuhan ekonomi itu isu strategis di pacitan yang harus mendapat perhatian serius untuk diselesaikan.”menurutnya

Seperti diketahui, indikator strategis Kabupaten Pacitan berdasar data BPS Pacitan tahun 2020 mencatat, jumlah Penduduk 586.110 jiwa, Pertambahan Penduduk 8.67 persen, Laju Pertumbuhan Penduduk 0.84 pesen, Rasio jenis kelamin 100.45, Jumlah penduduk miskin 80,8 ribu jiwa, Indeks Kedalaman Kemiskinan 2,68, Indeks Keparahan Kemiskinan 0.71, Rasio Gini 0.351, Jumlah Angkatan Kerja 366.285 jiwa, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja 80.36 persen, Pertumbuhan Ekonomi -1,84 persen, Indeks Pembangunan Manusia 68,39 dan Indeks Pembangunan Gender 84,87.

Editor: Asri N

Blog, Updated at: 12.58
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03