Sempat Mangkrak 6 Tahun, Pembangunan Jembatan Gunungsari Dilanjutkan

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan - 104,6 MHz on Rabu, 08 September 2021

Grindulu FM Pacitan - Pemerintah Kabupaten Pacitan optimis bisa melanjutkan pembangunan Jembatan Gunungsari yang telah lama stagnan (jalan di tempat) alias mangkrak. Pembangunan jembatan ini stagnan selama 6 tahun akibat refocusing anggaran Covid-19. Sekretaris PUPR Kabupaten Pacitan Suparlan menyebutkan, proyek jembatan gantung gunungsari tersebut dirubah jadi jembatan permanen. Proyek pembangunan dimulai sudah sejak tahun 2015. Anggaran untuk pembangunannya telah menelan anggaran cukup banyak skitar Rp.15 Miliar. Lalu pada tahun 2020 rencana masuk usulan, tetapi karena refocusing Covdi - 19 pelaksanaan pembangunan mandeg. Seandainya kondisi normal tidak ada Pandemi hanya kurang Rp.7 miliar sudah bisa diselesaikan, tapi anggaran di bagi kemana mana setelah ada refocusing. “Tahun 2022 akan kita rencanakan kembali pembangunannya, itupun hanya dapat jatah sekitar Rp.3,5 miliar.”ujar Parlan.

Tahun 2022 ini, kata Suparlan, yang bisa dikerjakan untuk melanjutkan pembangunan jembatan tersebut dan sesuai perhitungan waktu adalah lantai jembatan.

Sedangkan pondasi pilar, abutment jembatan dan balok sudah selesai pada tahapan pembangunan tahun sebelumnya. “Dengan jatah anggaran tiga setengah miliar, pengerjaannya nanti hanya sebatas lantai jembatan saja, untuk aspal dan oprit atau jalan pendekat menyusul pada tahun anggaran berikutnya.”ungkap Suparlan.

Berdasar data yang diperoleh, jembatan gunungsari memiliki panjang 120 meter dan lebar 8 meter. Adapun sumber anggaran dari APBDes. Untuk diketahui, progres PUPR dalam pembangunan jembatan gantung menjadi jembatan permanen sebenarnya sudah masuk program lama. Tidak hanya titik jembatan gunugsari saja akan tetapi masih ada lagi 4 titik jembatan gantung lainnya, seperti jembatan gantung pagotan, gegeran, tegalombo dan gedangan juga di rubah dari jembatan gantung ke jembatan permanen.

Perubahan jembatan gantung beralih ke jembatan permanen tersebut, kata Parlan merupakan skenario ringroad(ada selatan ke utara) dalam rangka perluasan kota sehingga akses wilayah timur bisa lebih berkembang.

Ditambahkan Suparlan, di pacitan itu ada 22 jembatan gantung, belum lagi jembatan gantung yang diperdalaman yang kecil kecil juga banyak. Namun yang jadi perioritas program pembangunan jembatan permanen ini hanya untuk wilayah penduduk lebih banyak. Sementara untuk progres pembangunan jembatan gunungsari diharapkan Sekretaris PUPR, jangan lagi mangkrak. “Insyallah tahun 2023 jembatan gunugsari kita selesaikan.”tegas Suparlan.

Editor : Asri Nuryani

Blog, Updated at: 15.19
Comments
0 Comments