Virus Corona Kembali Menjadi-jadi, Dinkes Diperintahkan Perluas Sasaran Vaksinasi, Bupati Pacitan Minta Jatah Vaksin Ditambah

Posted by Radio GrinduluFM Pacitan - 104,6 MHz on Kamis, 24 Juni 2021

Grindulu FM, Pacitan -Semakin tidak terbendung sebaran virus corona sekarang ini, betapa tidak!, korban meninggal dunia akibat virus corona terus bertumbangan, bahkan data terkini untuk ruang isolasi covid-19 di RSUD dr. Darsono Pacitan pun juga penuh. Belum lagi kabar terbaru, Wonogiri dan Ponorogo  merupakan kabupaten perbatasan dengan Pacitan menyusul dinyatakan zona merah. Ini berarti Kabupaten Pacitan yang sekarang  masih di zona oranye terkepung dua Kabupaten yang memiliki resiko tinggi penularan virus dari wuhan tersebut. Terkait hal itu, masyarakat pacitan yang  sekarang di zona oranye patut waspada, di harapkan  seluruh masyarakat sadar  ikhlas tentang pentingnya menjaga kesehatan pribadi dari covid-19 melalui vaksinasi. Karena  ketika itu sudah masuk zona merah dampak perekonomian akan terpuruk lagi jika herd immunity masyarakat pacitan tidak segara terbentuk.

                                       

“Kita harus menggalakan secara ikhlas dan sadar  untuk mendapatkan vaksin dari pemerintah. Silahkan  warga masyarakat datang ke puskesmas yang memberikan layanan vaksin. Vaksin ini satu satunya yang saat ini di anggap kekebalan komunal tercapai.”tegas Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji tidak mau kalah gesit dengan sebaran virus corona yang semakin menjadi jadi, langsung perintahkan Dinas Kesehatan gerak cepat lakukan jurus jurus baru yang lebih jitu. Salahsatunya perintahkan Dinas Kesehatan memperbanyak sasaran warganya untuk segera di vaksin, sedangkan Bupati akan meminta pada Provinsi dan Pusat agar jatah vaksin untuk Pacitan di tambah. Ini salahsatu jurus yang dianggap jitu yang di upayakan Pemkab untuk melawan corona yang semakin menjadi jadi ditengah kondisi jumlah penduduk pacitan 586 ribu sekian yang di vaksinasi belum mencapai target nasional 70 persen dari total jumlah penduduk.

“Data yang masuk dari total semuanya yang masuk itu hanya 57 ribu sekian . Padahal jumlah penduduk pacitan 586 ribu sekian,  kalau 70 persennya berarti sekitar 410 ribu 200. Itu data yang masuk  baru 57 ribu sekian . Yang sudah tervaksin  sekarang ini 35 ribu sekian. Masalahnya kalau vaksin itu di gelontor banyak, sasaran tervaksin juga akan banyak. Tapi masalahnya kita pacitan hanya di jatah sedikit. Saya sangat sangat berharap ini Pemerintah Provin dan pusat bisa menambah distribusi vaksin ke Pacitan jika sasaran vaksin kita di perbanyak.”kata Indrata

Dalam kesempatan berbeda, Plt Dinas Kesehatan Pacitan dr. Hendra Purwaka ikut membenarkan, masih rendahnya jatah vaksin yang di berikan ke pacitan menjadi salah satu masalah kenapa pelaksanaan vaksin untuk masyarakat pacitan terkesan lamban, Bahkan target nasional belum bisa terpenuhi juga.
“Pasalnya, jumlah warga di Pacitan yang divaksinasi baru sekitar 35 ribu sedangkan target kita 70 persen dari jumlah total penduduk sebanyak 586 ribu lebih sekian. Kendala kedua, ketersediaan vaksin kita juga sedikit tidak seimbang dengan jumlah sasaran. Sulit kita mau mencapai target nasional itu dalam waktu dekat ini. Setidaknya sebelum setahunlah target nasional itu bisa kita capai.”terang dr. Hendra Purwaka
Menyikapi kondisi lambannya capaian sasaran vaksinasi covid-19 di pacitan tersebut, sekarang dinas kesehatan tengah mempersiapkan vaksinasi untuk 410 ribu sekian warga yang belum tervaksin.

“Dinas Kesehatan ini lagi gencar menyebar woro woro membuka pendaftaran vaksin covid-19 secara mandiri melalui <https://s.id/Bqcxb atau bisa lewat dinkes.pacitankab.go.id>. Penambahan jumlah vaksin di Kabupaten Pacitan yang saat ini di kepung dua kabupaten tetangga zona merah dan juga bertambahnya penderita covid-19 di pacitan memang sangat diperlukan adanya tambahan vaksin sebagai herd immunity.”lanjut dr, Hendra
Di tambahkan dr. Hendra, jika ketersediaan vaksin untuk pacitan di tambah, dipastikan SDM atau vaksinator juga akan di siapkan.
“Bupati Indrata saat rapat terbatas dengan kami tenaga medis, siap untuk membantu memastikan atau menyiapkan SDM atau vaksinator serta fasilitas penunjang lainnya. Kita harus gerak cepat ini untuk bisa meminta jatah tambahan vaksin ke pusat dengan cara mencari jumlah warga sasaran sebanyak banyaknya.”ujar dr. Hendra

Seperti di ketahui, dengan kondisi penambahan pasien Covid-19 yang kembali merajalela di sejumlah wilayah termasuk pacitan, membuat pusing Bupati Pacitan Indrata. Untuk itu Bupati menginstruksikan jajarannya mulai dari Dinas kesehatan, Rt, Rw, Kepala Desa, Kepala Dusun turun langsung memperluas sosialisasi kepada masyarakat akan pentingya menjaga kesehatan prbadi dari covid-19.
“Pastikan vaksinatornya siap dan stock vaksin di tambah. Saya akan minta bantuan dari TNI, Polri untuk bekerja sama adanya percepatan vaksinasi.”imbuhnya
Bagi masyarakat yang bekerja di luar daerah terutama dari daerah zona merah, bupati berharap betul mereka datang tidka membawa sebaran virus covid-19 dengan tetap tertib menjalankan protokol kesehatan.
Seperti kita tahu, Pacitan ini merupakan perbatasan dua wilayah yang sekarang di nyatakan zona merah, mobilitas warga sangat tinggi karena sudah tidak di berlakukan lagi penyekatan yang tentu rentan akan tertular virus corona. Saya ingin bagaimana agar warga pacitan mendapatkan vaksin untuk kekebalan tubuhnya.
“Upaya ini sudah saya gencarkan terus dengan mengajak camat di 12 kecamatan ikut menuntaskan target vaksinasi.Tujuan saya agar perekonomian masyarakat di pacitan kembali dengan cepat menggeliat.”tutup Indrata Nur Bayuaju Bupati Pacitan




Editor : Asri Nuryani


Blog, Updated at: 15.57
Comments
0 Comments