Lonjakan Kasus Covid-19 Terjadi Lagi, Antrean Ambulance Menuju Ruang Isolasi Penuh, Rumah Sakit Rekayasa Tambah Ruang Isolasi

Posted by Radio GrinduluFM Pacitan - 104,6 MHz on Jumat, 25 Juni 2021

Grindulu FM, Pacitan - Penyebaran Virus Corona kembali meningkat dalam beberapa minggu terakhir dan membuat pasien rumah sakit umum daerah dr. Darsono Kabupaten Pacitan  melonjak. Bahkan antrean ambulance menuju ruang tulip tampak penuh dalam beberapa hari terakhir.

                                             



Dr. Daru Mustikoaji  Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr. Darsono Pacitan membenarkan, lonjakan memang terjadi selama sebulan ini. Pada bulan Mei rumahsakit menampung 78 pasien,  sampai akhir Juni 2021 kali ini tercatat sudah menampung 151 pasien Covid-19. Adapun untuk pasien covid-19 yang masih di rawat sampai hari ini, Jumat(25/06/2021) ada 46 pasein dengan keluhan sesak napas dan butuh bantuan oksigen.
“Kalau lonjakan dari bulan kemaren ada peningkatan memang dari 78 sekarang sudah tanggal 25 juni ada 151 pasien. Ruang memang kita bukak, tidak sekaligus buka, ada tulip, soka A, soka C dan soka B sesuai kebutuhan, kita maksimal nanti bisa 100 lah kalau dibutuhkan bisa kita bukak lagi. Ini masih ada geseran antara pasien yang masuk dan keluar sehingga ada sirkulasi.”kata dr. Ndaru

                                     

Bahkan pihak rumah sakit bakal merekayasa ruangan kosong untuk menambah fasilitas isolasi jika lonjakan pasien Covid-19 terus bertambah. Tidak hanya itu saja, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi lonjakan  kasus covid-19 di pacitan dalam sebulan terakhir ini. dinas kesehatan juga sudah ber koordinasi dengan rumah sakit swasta yang ada  pacitan untuk di gandeng menjadi rumahsakit rujukan pasien Covid-19.

“Ini nanti masih ada geseran geseran kemungkinan  masih belum bukak. Nanti  kalau terpaksa,  buka lagi ya buka sooka B dan gedung baru  yang masih kosong bisa dibuka, contoh  ruang ICU yang baru itu  di dekat ruang melati nanti kita buka jika di butuhkan.”jelas dr. Daru
Meskipun  terjadi lonjakan pasien Covid-19 di Pacitan sekarang ini akan tetapi tidak menjadikan  zona merah seperti daerah tetangga Ponorogo dan Wonogiri.

“Ada peningkatan kasus tapi tidak seperti kota lain. Kita pacitan masih oranye.”tutur dr. Daru
Di tambahkan dr. Daru Mustikoaji, untuk pasien  Covid-19 yang di rawat di rumah sakit rata rata yang memiliki gejala sedang ke berat. Sedangkan yang gejala ringan ke sedang cukup di arahkan  siolasi mandiri di rumah atau ke Wisma atlit.

Lanjut dr. Daru, yang saat ini harus menjadi perhatian masyarakat agar tetap terapkan protokol kesehatan 5 M yakni data pasien Covid-19 yang di rawat di rumahsakit itu bukan hanya orang orang usia tua yang punya penyakit bawaan beresiko atau komorbid saja, namun justru pasien Covid-19 kali ini sebagian besar pasien bukan komorbid.

“Rata rata pasien ada komorbid, lebih banyak kasus baru tanpa komorbid. Sebagian besar tidak komorbid. Mereka memiliki gejala sedang ke berat. Dengan gejala seperti sesak napas, perlu oksigen biasanya di larikan ke rumahsakit.”tambah dr. Daru

Karena kendurnya protokol kesehatan yang di terapkan masyarakat akhir akhir ini, di tambah lagi masih ada saja warga yang menggelar hajatan tanpa perhatikan protokol kesehatan memicu munculnya kembali klaster hajatan. Selain itu saat libur di larang pulang oleh pemerintah tapi  tetap saja masih ada yang nekat pulang.
Sementara dengan terjadinya lonjakan pasien Covid-19  sekarang ini lanjut dr. Daru, pihak rumahsakit tidak sampai kewalahan soalnya jauh jauh hari sudah membuat rekayasa  terburuk  jika terjadi lonjakan akibat libur  Hariraya dan lbur panjang Mei-Juni.

“Untuk obat obatan kita aman untuk beberapa bulan, termasuk memastikanalat pelindung diri (APD) kita masih aman. Herd Immunity tenaga medis juga sudah di lakukan melalui suntikan Vaksin Covid-19, koordinasi dengan dinas kesehatan dan juga menyiapkan ruangan yang masih kosong untuk perawatan pasien Covid-19.”tambah  dr.Daru

dr.daru tidak bosan bosan mengingatkan pada masyarakat termasuk tenaga kesehatan dan tenaga medis untuk selalu terapkan protokol kesehatan 5 M. dr.Daru juga memastikan jika keberadaan Virus Corona ini benar adanya dan sudah berkeliaran di sekitar kita.
“Protokol kesehatan 5 M untuk masyarakat jangan sampai lupa, kalau ada apalah informasi yang kira kira mengecilkan Covid-19  jangan di percaya, jelas Covid itu benar benar ada. Saya sendiri sudah merasakan .Ingat ingatkan keluarga juga saya akan bahayanya Virus Corona ini.”pungkas dr.Daru saat di konfirmasi, Jumat(25/06/2021) di Kantor RSUD dr. Darsono



Editor : Asri Nuryani

Blog, Updated at: 15.19
Comments
0 Comments