Jumlah Pasien Positip Terus Naik, Rumahsakit Siapkan 35 Tenaga Medis THL Khusus Rawat Pasien Covid-19

Posted by Radio GrinduluFM Pacitan - 104,6 MHz on Senin, 11 Mei 2020

Grindulu FM, Pacitan -Untuk menyembuhkan atau memulihkan kembali kondisi kesehatan pasien terkonfirmasi positip Virus Corona, Rumahsakit Umum Daerah  Dr. Darsono Kabupaten Pacitan telah menyiapkan 35 Tenaga Medis  THL (Tenaga Harian Lepas) dengan rincian 3 tenaga Dokter, 23 Tenaga Perawat dan 15 untuk Tenaga Penyaji makanan.

"Untuk menggantikan tenaga medis inti (PNS) dirumahsakit, kita sudah rekrutmen THL (Tenaga Harian Lepas) sebanyak 35 orang tenaga medis. Untuk laksanakan protokol kesehatan Pihak rumahsakit memberlakukan bagi perawat PNS(Pegawai Negeri Sipil) dibagi 3x 1 hari berjaga. Kemudian selama 14 hari mereka diistirahatkan isolasi mandiri dirumah.tapi sebelum lepas tugas mereka ini dilakukan Rapid tes dan APD (Alat Pleindung Diri) bekas dipakai langsung dibakar. Saat keluar dari rumahsakit petugas medis yang khusus merawat Pasien positip itu juga disemprot Disinfektan."Jelas Dr. Iman Dharmawan Direktur Utama Rumahsakit Dr. Darsono Pacitan.
Dr. Iman Dharmawan Dirut Rsud.Dr.Darsono Pacitan (Foto: Grindlufm-asri)
Rekrutmen tenaga khusus yang merawat pasien positip Virus Corona tersebut dilakukan karena melihat perkembangan penambahan pasien positip hampir setiap pekan.Sedangkan tenaga medis rumahsakit tidak cukup mengingat mereka juga dibagi untuk melaksanakan tugas melayani pasien umum setiapharinya.ditegaskan Dr. Iman.

Untuk merawat pasien postip Covid-19 dirumahsakit dilakukan oleh dua  Dr. Spesialis Dalam yakni Dr. Joko dan Dr. Dian dibantu 35 Tenaga Harian Lepas. Dokter Spesialis Dalam ini menggantikan sementara Dr.Spesialis Paru Dr. Royan yang saat ini istirahat selama 14 hari.

Sementara diketahui, Ketua Satgas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pacitan Indartato Minggu malam(10/05/2020) kembali mengumumkan adanya penambahan pasien positip hasil Swab sebanyak 2 orang. Sehingga total jumlah terkonfirmasi positip sejumlah 9 orang.

Data Dinas Kesehatan untuk perkembangan Covid-19 seperti disampaikan Dr. Hendra Purwaka Plt.Dinas Kesehatan Pacitan, sudah ada 330 orang hasil Stracing (Pelacakan kasus) terhadap orang yang diduga kontak fisik langsung dengan terkonfirmasi positip. Mereka ini telah dilakukan Rapid tes . Padahal empat hari sebelumnya diangka 262 orang yang dilakukan Rapid Tes.

Tim Gugus Tugas  saat  Rilis Terkonfirmasi Positip Di Pendopo




                                          
Ditambahkan Dr.Hendra, Setiap harii Dinas Kesehatan mengirim Swab ke Balitbang Kesehatan Kemenkes RI sebanyak 9 orang dari total yang masuk indikator perlu di Swab. untuk pekan ini ada 9 orang yang dikirim Swab nya dan hasilnya dari 9 itu, 5 hasilnya negatip sedangkan 4 diantaranya positip. dua diantaranya merupakan kasus baru,.dua lainnya pasien atau kasus lama yang masih tetap positip.

Dengan terus berkembangnya pasiern positip di pacitan, sosialisasi Psykal Distancing lebih dimasivkan oleh tim gugus tugas. Namun ternyata dilapangan faktanya masih banyak warga yang membangkang perintah protokol kesehatan ditengah pandemi wabah Covid-19 tersebut. Melihat hal itu Kapolres Pacitan AKBP Didik Haryanto-pun jadi geram. dan akan dilakukan tindak lanjut dengan lebih tegas dengan memperketat penertiban juga razia bagi yang masih membangkang Protokol Kesehatan.khusunya tidak pakai masker jika keluar rumah dan masih berkerumun massa.

"Rencana mulai Senin(11/05/20) kita akan dilakukan penertiban bagi pedagang dan pembeli dipasar tradisional yang tidak bermasker dan tidak laksanakan Protokol kesehatan. Bagi yang tidak bermasker masuk pasar akan dihalau untuk tidak boleh masuk. Ini semua perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran penularan Virus Corona. Termasuk kita sudah bubarkan kerumuman orang antre BBM di SPBU Ploso."Ujar Kapolres Pacitan.

Data Dinas Kesehatan mencatat Jumlah ODP (Orang Dalam Pengawasan) sejumlah 556, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sejumlah 11 orang dan Pasien terkonfirmasi Positip Virus Corona sejumlah 9 orang.

Munculnya salahpaham dari masyarakat dengan stigma negatip terhadap pasien positip sangat tidak diharapkan terjadi. 
Dr. Hendra mengajak warga tidak memusuhi, membenci, menjauhi pasien positip maupun ODP.

"Salah kaprah sekarang ini masyarakat malah menjauhi ODP dan pasien positip. Padahal yang harus dijauhi penyakitnya bukan orangnya."Ujar Dr. Hendra.

Sementara itu untuk kondisi ke 9 pasien positip Virus Corona ini dilaporkan dalam kondisi membaik."mereka fisiknya terlihat baik tidak ada keluhan."Terang Dr. Iman Direktur RSUD Dr. Darsono.

Adapun untuk 6 pasien positip Covid-19 saat ini dirawat diRumahsakit. Sedangkan tiga lainnya diisolasi di Wisma Atlit.




Editor  : Asri nuryani

Blog, Updated at: 07.53
Comments
0 Comments