GrinduluFM Pacitan -Kabar menggembirakan datang dari warga Lingkungan Ngampel, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan. Suliyem seorang janda warga RT03/RW07 Ngampel mendapatkan bantuan program bedah rumah sebesar Rp.20 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur untuk membantu memperbaiki kondisi tempat tinggalnya.
Adanya bantuan tersebut dibenarkan pengurus Baznas Kabupaten Pacitan
yang sedang melakukan pengecekan lokasi bersama unsur Kelurahan Ploso.
Ketua RW07 Lingkungan Ngampel, Kelurahan Ploso, Maryanto ikut
menguatkan rencana adanya bantuan bedah rumah warganya.
“Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban penerima manfaat
sekaligus mewujudkan hunian yang lebih layak, aman dan nyaman ditempati,”ujar
Maryanto saat ditemui Selasa (20/10).
Kondisi rumah milik Suliyem seorang janda yang tinggal di RT03/RW07
Lingkungan Ngampel, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan tersebut juga menjadi
perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur setelah diketahui dalam kondisi tidak
layak huni.
Direncanakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tiba di
Pacitan Rabu sore kemudian melaksanakan acara inti Apel Hari Santri pada Hari Kamis, 22 Oktober 2026 di Pondok Islam Tremas, dilanjut memantau kegiatan khitanan
masal, kemudian dilanjutkan kunjungan ke sejumlah pelayanan publik di Pacitan
dan kunjungan ke titik bantuan bedah rumah tidak layak huni di Ngampel, Ploso.
Kunjungan Gubernur ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk melihat
secara langsung kondisi rumah Suliyem sekaligus mendorong upaya perbaikan
hunian agar lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.
Kondisi rumah yang tidak layak huni menjadi persoalan tersendiri bagi
warga dengan keterbatasan ekonomi. Hunian yang layak merupakan kebutuhan dasar
yang penting untuk menunjang kesehatan, keelamatan, serta kualitas hidup
penghuninya.
“Rencana kunjungan Gubernur Khofifah Indar Parawansa juga diharapkan
dapat membuka peluang adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah maupun
pihak terkait, sehingga Suliyem bisa mendaptkan tempat tinggal yang lebih
layak. Termasuk persoalan jalan lingkungan di Ngampel saya mohon juga jadi
perhatian,”harap Maryanto Ketua RW 07 Ngampel.
Kondisi rumah suliyem juga menjadi pengingat bahwa masih ada warga
yang membutuhkan dukungan agar dapat tinggal dihunian yang lebih baik.
Dari Basnaz Pacitan menyebutkan, ada lima warga di Kabupaten Pacitan
yang dapat bantuan bedah rumah dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur tersebar
disejumlah Kecamatan.
Kepastian waktu Agenda Kerja Gubernur Jawa Timur ke Pacitan pada Kamis
tanggal 22 Oktober 2026. Salah satu diantaranya sesuai Rundown mengunjungi
rumah tidak layak huni milik Suliyem tercatat sebagai warga tidak mampu
kategori Desil 2.
Reporter:Asri

