Wow, Pacitan Jadi Jujugan Belajar Wisata bagi Daerah Lain

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, September 15, 2026

GrinduluFM Pacitan - Pengelolaan sektor pariwisata di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur mulai menjadi perhatian daerah lain. Beragam potensi wisata yang dikembangkan di Pacitan dinilai dapat menjadi referensi dan bahan pembelajaran bagi daerah lain dalam mengelola destinasi secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Ini membuktikan popularitas obyek wisata Pacitan, misal saja sungai maron ternyata menarik perhatian pemerintah kota (Pemkot Jogjakarta), untuk belajar dan mempromosikan aplikasi pengelolaan obyek wisata dengan julukan the amazon of java tersebut.

Tidak hanya mengandalkan keindahan alam, pengembangan pariwisata di Pacitan juga diarahkan pada peningkatan tata kelola destinasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan potensi ekonomi lokal. Pendekatan tersebut membuat sejumlah daerah tertarik untuk mempelajari langkah-langkah yang dilakukan Pacitan.

Potensi wisata Pacitan yang meliputi pantai, goa, wisata alam, hingga desa wisata menjadi modal penting dalam pengembangan sektor pariwisata. Pengelolaan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan kelompok sadar wisata, menjadi salah satu aspek yang dinilai penting untuk dipelajari.

Kunjungan atau studi pembelajaran dari daerah lain diharapkan tidak sekadar menjadi ajang bertukar informasi, tetapi juga membuka peluang kerja sama dan pengembangan inovasi pariwisata.

Pengalaman Pacitan dalam mengelola destinasi dapat disesuaikan dengan karakteristik dan potensi masing-masing daerah.

“Dengan semakin banyaknya daerah lain yang menjadikan Pacitan sebagai rujukan, hal tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata. Perbaikan fasilitas, pelayanan wisatawan, promosi, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting agar perkembangan pariwisata dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,”ujar Bupati Aji

Lanjut Bupati Indrata Nur Bayuaji, pariwisata yang dikelola dengan baik diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakan perkonomian masyarakat.

popularitas obyek wisata sungai maron menarik perhatian pemerintah kota pemkot jgjarta, untuk belajr dan meprplikasi pengelolaan obyek wisata dengan julukan the amazon of java tersebt

Bupati pacitan Indrata Nur Bayuaji langsng mengantar  sendiri walikota jogjakarta dan rombongan melihat bagaimana pengelolaan obyek wisata yang berada di Desa Dersono Kecamatan Pringkuku.

“Dipacitan untuk wisatanya komplit, yang terkenal memang pantai dan sungai tapi ada juga destinasi wisata minat khusus,”jelas Indrata

Sungai maron dirintis pada tahun 2012 dan baru beroperasi pada tahun 2014 dikelola oleh masyarakat melalui pokdarwis setempat.

Saat ini sungai maron memiliki 130-an perahu yang semuanya milik warga lokal. Perahu wisata menggunakan bahan bakar minyak gas dan teknologi istrik.

Reporter :Asri

Blog, Updated at: 15.03
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03