Waspada, 24 Ribu Lebih Warga Pacitan Jadi Pasien Jantung RSUD dr Darsono

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Rabu, September 30, 2026

GrinduluFM Pacitan -Kasus penyakit jantung menjadi salah satu persoalan kesehatan yang mendapat perhatian di Kabupaten Pacitan. Tercatat sekitar 24651 warga Pacitan menjadi pasien penyakit jantung di RSUD dr Darsono sepanjang 2 tahun terakhir.

Jumlah tersebut menempatkan penyakit jantung dalam jajaran lima besar penyakit yang banyak ditangani di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Direktur Utama RSDU dr Darsono Pacitan, dr Johan Tri Putranto menyebutkan tingginya jumlah pasien jantung menjadi perhatian karena penyakit kardiovaskular membutuhkan penanganan dan pemantauan secara berkelanjutan. Selain pengobatan, pengendalian faktor risiko juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi pasien.

“Total pasien jantung baik itu pasien rawat jalan maupun rawat inap selama dua tahun terakhir yakni, tahun 2025 dan tahun 2026 terhitung sejak Januari hingga Agustus total jumlah pasien mencapai 24651 orang,”sebut dr Johan TP saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2026).

Sejumlah  faktor dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, antara lain tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, serta pola makan yang kurang sehat.

“Tahun 2026 ini lima besar penyakit jantung tertinggi Hypertensi Heart Disease Without (Congestive) Heart Failure sebanyak 275 pasien, disusul Congestive Heart Failure sebanyak 160 pasien, Atrial Fibrillation and Flutter 107 pasien, Angina Pectoris, Unspecified sebanyak 87 pasien, dan Acute Transmural Myocardial Infaction of Anterior Wall sejumlah 51 pasien,”ujarnya.

Jika dibanding tahun sebelumnya 2025 ada peningkatan kasus penyakit jantung pada tahun 2026 berdasar jumlah kunjungan periksa ke RSUD dr Darsono sebanyak 4637 pasien.

“Tahun 2025 jumlah total pasien jantung mencapai 20014 sedangkan tahun 2026 sejak Januari hingga Agustus sudah capai 24651 pasien,”ungkap dr Johan.

Sekedar diketahui, jumlah pasien jantung rawat jalan sepanjang tahun 2025 tercatat 9881 pasien adapun rawat inap pasien jantung sebanyak 2654 pasien.

Pada tahun 2026, Januari hingga Agustus capai 10133 pasien jantung rawat jalan dan pasien rawat inap capai 12116 pasien.

Tanggal 29 September 2026 merupakan Hari Jantung Nasional diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala maupun faktor risiko penyakit jantung.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat atau faktor risiko penyakit jantung.

Data 24 ribu lebih pasien tersebut juga menjadi gambaran mengenai besarnya kebutuhan pelayanan kesehatan terkait penyakit jantung di Pacitan.

Rumah sakit dan fasilitas kesehatan dituntut terus memberikan pelayanan sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian penyakit jantung.

Masyarakat diimbau menerapkan pola hidup sehat, menjaga tekanan darah dan kadar gula serta kolesterol, tidak merokok, dan melakukan aktivitas fisik sesuai kondisi kesehatan.

“Dengan jumlah pasien yang mencapai puluhan ribu, penyakit jantung menjadi salah satu tantangan kesehatan yang perlu mendapat perhatian bersama di Kabupaten Pacitan,”tutup dr Johan Tri Putranto.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 09.47
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03