Gagal Jantung Duduki Peringkat Teratas Lima Besar Penyakit di Pacitan

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Rabu, September 30, 2026

GrinduluFM Pacitan -Gagal jantung tercatat sebagai salah satu penyakit yang paling banyak ditemukan di Kabupaten Pacitan akhir-akhir ini.

Kondisi tersebut menempatkan gagal jantung di peringkat teratas dalam daftar lima besar penyakit yang tercatat di RSUD dr Darsono Pacitan berdasar pasien berkunjung.

Tingginya kasus gagal jantung menjadi perhatian dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Pacitan.

Saat ini RSUD dr Darsono Pacitan telah memiliki dokter spesialis jantung dan Pembuluh Darah dr. Setyo Utomo,SpJP, FIHA.

Direktur Utama RSUD dr Darsono Pacitan, dr Johan Tri Putranto mengatakan penyakit jantung merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

“Tahun 2026 ini lima besar penyakit jantung tertinggi Hypertensi Heart Disease Without (Congestive) Heart Failure sebanyak 275 pasien berdasar data resmi RSUD dr Darsono dari Januari hingga Agustus 2026. Sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko gagal jantung, diantaranya tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, diabetes, serta pola hidup yang kurang sehat.”kata dr Johan TP.

Risiko juga dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Data mengenai tingginya kasus gagal jantung tersebut diharapkan menjadi perhatian masyarakat untuk lebih rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Deteksi dan penanganan sejak dini diperlukan untuk membantu mencegah kondisi semakin memburuk.

Selain pengobatan, upaya pencegahan juga dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik secara teratur sesuai kondisi tubuh, menghindari rokok.

Tahun 2026 ini lima besar penyakit jantung tertinggi Hypertensi Heart Disease Without (Congestive) Heart Failure sebanyak 275 pasien, disusul Congestive Heart Failure sebanyak 160 pasien, Atrial Fibrillation and Flutter 107 pasien, Angina Pectoris, Unspecified sebanyak 87 pasien, dan Acute Transmural Myocardial Infaction of Anterior Wall sejumlah 51 pasien.

Pemerintah Daerah melalui fasilitas pelayanan kesehatan juga teurs mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan.

Reporter:Asri

 

 

 

Blog, Updated at: 09.50
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03