Kemarau Tambah Lama, Petani Diimbau Pertimbangkan Tanam Palawija

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, September 22, 2026

GrinduluFM Pacitan -Masuk musim kemarau, petani diimbau mempertimbangkan pola tanaman yang menyesuaikan dengan kondisi ketersediaan air. Salahsatu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah menanam tanaman palawija yang relatif membutuhkan air lebih sedikit dibandingkan tanaman padi.

Himbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kekeringan yang dapat mengganggu pertumbhan tanaman padi.

Sugeng Santoso Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian Pacitan menjelaskan, terbatasnya pasokan air selama musim kemarau berpotensi menyebabkan tanaman mengalami kekurangan air sehingga puso.

Dengan menyesuikan komoditas dan waktu tanam berdasarkan kondisi air, petani diharapkan dapat mengurangi risiko kerugian sekaligus menjaga produktivitas lahan pertanian.

“Untuk menghadapi musim tanam saat ini, petani di wilayah yang kondisi airnya tidak mencukupi diimbau untuk mempertimbangkan penggantian komoditas dari padi ke tanaman yang relative lebih sesuai dengan ketersediaan air misalnya palawija, sayuran atau tembakau,”imbaunya.

Petani juga diminta memperhatikan informasi mengenai ketersediaan air,kondisi cuaca, serta rekomendasi dari penyuluh pertanian sebelum menentukan komoditas yang akan ditanam.

Langkah tersebut menjadi penting, terutama bagi lahan pertanian yang tidak memiliki sumber irigasi yang memadai selama musim kemarau.

“Selain adana fasilitas pompa air dan irigasi dari pemerintah untuk wilayah yang masih memungkinkan untuk tanam padi, agar tetap diupayakan untuk tanam padi,”tutupnya.

Reporter:Asri

 

Blog, Updated at: 15.08
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03