GrinduluFM Pacitan - Seekor ular Viper Hijau Ekor Merah berukuran satu meter dilaporkan masuk ke salah satu pekarangan Tower Radio Grindulu FM di Desa Sedeng Kecamatan Pacitan, Selasa (7/4/2026).<p>
"Pagi tadi saya di telpun sama petugas kebersihan yang beres-beres rumput, namanya pak katno, meminta bantuan evakuasi ular berbisa tinggi yang mematikan, tadi hampir gigit kepala karena posisi ular ada diatas rumput liar yang tingginya rata-rata dengan kepala petugas kebersihan, untungnya tidak ada korban,”katanya, Selasa (7/4/2026).<p>
Dengan hati-hati Nugroho Suryo Animal Recue Pacitan, mulai melakukan proses evakuasi. Menggunakan keahlian khusus, ular tersebut berhasil ditangkap.<p>"Alhamdulillah saat ini sudah aman, ular kami amankan namun untuk mengetahui apakah ular betina itu sudah beranak akan kita telusuri lagi sambil mendampingi petugas membersihkan rumput belukar," jelasnya.<p>
Nugroho menambahkan ular hijau ekor merah yang memiliki bisa mematikan tersebut diduga berjenis kelamin betina.<p>“Melihat bekas
puping sepertinya habis melahirkan, yang ditakutkan kalau ular beranak masih
disekitar tower, jadi giat bersih-bersih”ungkapnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terkait keberadaan hewan liar
di sekitar rumah, terutama ular berbisa.
“Untuk ular di cuaca panas ekstrim lebih banyak di temukan di lingkungan terbuka dan mereka juga mencari mangsa, saat penghujan tiba ular lebih sering ditemukan di lokasi yang lembab seperti tumpukan jerami atau barang bekas.”ujarnya.<p>
Jenis ular
viper ekor merah biasa ditemukan di pepohonan atau daerah perbukitan karena
mangsa utama mereka adalah burung dan tupai.<p>
“Kami harapkan
warga tetap harus waspada dengan hewan liar apalagi hewan liar yang berbisa
tinggi seperti ular hijau ekor merah ini,”pungkasnya.<p>
Reporter:Asri


