Efek Dahsyat Bermaaf-maafan Tak Ngaruh, Usai Lebaran Ratusan Warga di Pacitan Ajukan Cerai

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Jumat, April 24, 2026

GrinduluFM Pacitan -Ratusan warga di Pacitan, usai lebaran mengajukan permohonan cerai ke Pengadilan Agama.

Momen bermaaf-maafan saat Lebaran yang penuh dengan hari bermaafan ternyata tidak berpengaruh mengembalikan keharmonisan ratusan pasangan suami istri di Kabupaten Pacitan.

Setidaknya, 172 suami istri tetap dongkol dengan pasangannya dan bersikukuh memilih berpisah melalui perceraian.

Usai Lebaran 2026, tercatat ada 123 istri menggugat cerai suaminya dan 49 suami ajukan talak kepada istrinya.

Hal itu dibenarkan Humas Achmad Ubaidillah melalui Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Pacitan, Imam Rahmawan saat dihubungi Jumat (24/4/2026).

“Kalau pemohon perkara perceraian sejak masuk habis Lebaran sejak 25 Maret sampai saat ini ada 172 perkara masuk. Cerai talak pihak suami yang mengajukan ada 49 perkara, cerai gugat pihak istri yang meminta cerai duluan 123 perkara,”ujar Imam.

Menurut data di kantor Pengadilan Agama Kabupaten Pacitan, tiga hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, yakni antara tanggal 25 Maret hingga 24 April 2026, tercatat ada sebanyak 172 perkara cerai yang diterima.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Pacitan Imam Rahmawan mengatakan, jika jumlah perkara cerai tetap banyak dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Usai libur Lebaran jumlah perkara cerai capai ratusan. Selain warga juga ada perkara cerai PNS/TNI/Polri. Paska Lebaran ada 9 perkara,” imbuh Imam.

Reporter:Asri

 

Blog, Updated at: 14.06
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03