Acara
ini bukan sekadar seremoni biasa. Banyak pejabat dan stakeholder pendidikan
hadir, mulai dari Dinas Pendidikan, Kemenag, camat, kepala sekolah SMP
negeri/swasta se-Kabupaten Pacitan, serta pengawas PAI.<p>
Melalui
program ini madrasah diniyah akan masuk dalam pembelajaran lainnya. Seperti
belajar Al Quran, pelajaran fiqih dan lainnya.<p>
“Sekolah
Sak Ngajine ini bentuk wujud pengamalan dari undang-undang pesantren,”terang
K.H.Luqman Harist Dimyati, Penasehat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah
Provinsi Jawa Timur.<p>
Gus
Lukman menekankan pentingnya program SSN ini karena selaras dengan fitrah dasar
umat islam sendiri. Karena tidak dipungkiri, masih banyak umat Islam yang belum
bisa membaca kitab sucinya. Padahal kitab suci Alquran lanjut Gus Lukman adalah
firman Allah yang menjadi sumber semua ilmu di dunia.<p>
“SSN
ini bisa menjadi pilot project karena program seperti ini baru ada di
Pacitan,”tutupnya.<p>
Peluncuran
sekolah sak ngajine dirangkaikan dengan acara peringatan Nuzulul Quran dengan
membaca Al quran 30 Juz. Acara
melibatkan ratusan siswa-siswi dari sekolah formal Pacitan.<p>
Reporter:Asri

