Persiapan dikebut dengan alasan waktunya mepet April mendatang. agar
predikat itu naik peringkat menjadi Nindya bahkan Utama.<p>
Pemerintah Kabupaten Pacitan berupaya mewujudkan dapat predikat level
lebih tinggi dengan mempersiapkan dukumen untuk menghadapi penilaian Kabupaten
Layak Anak (KLA) Tahun 2026 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak (Kemen PPA).<p>
Pudji Dian Cahyani Kabid. Pemberdayaan. Perempuan Perlindungan Anak.
Dinas Pengendalian Penduduk,. Keluarga. Berencana dan. Pemberdayaan didampingi
Sutarman dari Bapperida.<p>
Menurut Tarman, Pemkab Pacitan berupaya serius memenuhi hak-hak anak
agar mampu tumbuh dan berkembang dengan baik.<p>
Ada puluhan indikator penilaian KLA yang menjadi program Kementerian
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. ‘’Pacitan butuh skor minimal 790
untuk peringkat Nindya,’’ jelasnya.<p>
Indikator terdiri dari klaster I maksimal nilai 150, klaster III
maksimal nilai 205, klaster V perlindungan anak maksimal nilai 156, klaster II
maksimal nilai 115, dan klaster 1 maksimal nilai 164 terkait kelembagaan.<p>
Pentingnya kesiapan menyeluruh dari seluruh pihak, termasuk OPD,
Camat, Lurah/Desa dan Puskesmas sangat ditekankan oleh dr Pudji Dian Cahyani.<p>
“Persiapan ini meliputi kelengkapan data dan dokumen, detail program
dan capaian, serta koordinasi dan kolaborasi antar lembaga terkait,”ujar dr
Pudji.<p>
Selain itu juga mengingatkan pentingnya identifikasi dan perbaikan
kekurangan yang masih ada untuk memastikan Kabupaten Pacitan siap menghadapi
penilaian yang detail dan komprehensif dari tim Kemen PPA sekitar April
mendatang.<p>
Reporter:Asri

