Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim di Pacitan Mencapai Angka Mengkhawatirkan, Dinkes Gelar Workshop Deteksi Dini

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Kamis, Maret 05, 2026

GrinduluFM Pacitan - Kanker payudara kini menjadi jenis kanker terbanyak di Pacitan, melebihi kanker serviks yang sebelumnya mendominasi. Menurut data dari RSUD dr Darsono berdasar jumlah kunjungan pasien, kasus kanker payudara di Pacitan mencapai angka yang mengkhawatirkan mencapai ratusan setahunnya.<P>

Faktor-faktor seperti perubahan gaya hidup, meningkatnya urbanisasi, serta kurangnya kesadaran akan deteksi dini turut berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian ini. Perubahan-perubahan ini membuat risiko kanker payudara semakin meningkat di kalangan perempuan Pacitan.<P>

Salah satu faktor utama yang mempengaruhi tingginya angka kanker payudara adalah gaya hidup modern yang semakin tidak sehat. Konsumsi makanan cepat saji, kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok adalah beberapa pola hidup yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.<P>

Selain itu Obesitas menyebabkan peningkatan kadar estrogen dalam tubuh, yang dikenal sebagai salah satu penyebab kanker payudara.<P>

Melihat fakta perempuan di Pacitan dengan ancaman kanker payudara, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan melaksanakan Workshop Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara untuk penguatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2026.<P>

“Kanker leher rahim merupakan penyakit yang dapat dicegah dan juga dapat disembuhkan apabila dilakukan vaksinasi HPV, deteksi dini serta mendapatkan pengobatan secara memadai,”kata dr Daru Mustiko Aji Kepala Dinas Kesehatan.<P>

Kanker leher sampai saat ini masih menjadi penyebab kematian terbesar kelima di dunia.<P>

WHO  merekomendasikan agar 70% perempuan dapat diskrinning dengan menggunakan tes performa tinggi pada usia 30 sampai dengan 59 tahun seperti tes HPV/DNA yang memiliki spesifitas tinggi dan nilai produktif negativ yang kuat sehingga perempuan dengan hasil tes HPV/DNA negativ dapat diulang dalam interval minimal 5 tahun.<P>

Acara workshop tersebut dibuka langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan Efi Suraningsih. Workshop bertujuan untuk mendukung program terdeaksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara gratis.<P>

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 14.02
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03