Bakal Seru ! Bupati dan Ketua DPRD Pacitan Berebut Rekomendasi Demokrat di Pilkada

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Senin, Mei 27, 2024

GrinduluFM Pacitan - Sama sama sosok yang rajin turun ke masyarakat dan sama juga sebagai kader demokrat yang militan, bahkan keduanya juga sama memiliki jabatan bergengsi di pemerintahan. Pada Pilkada 2024 ini pula keduanya sama berebut rekomendasi dari partai yang sama.

Sebut saja, Indrata Nur Bayu Aji yang akrab dipanggil Aji sebagai bupati pacitan dan Roni Wahyono Ketua DPRD Pacitan.

Keduanyapun sama-sama juga sudah mengembalikan formulir pendaftaran ke partai demokrat sebagai bakal calon AE-1 Pacitan.

Aji mengajukan diri sebagai bakal calon bupati, sementara Roni Wahyono juga mendaftar sebagai bakal calon bupati Pacitan. Tentu saja, keduanya saat ini deg deg kan, siapakah yang bakal mendapatkan rekomendasi untuk maju di Pilkada Pacitan 2024 dari partai Demokrat.

Dua kader kebanggaan demokrat dan juga kebanggaan masyarakat Pacitan tersebut ikut membuat dinamika politik semakin menghangat.

Dengan majunya kedua sosok yang sama-sama rajin turun ke masyarakat tersebut mau tidak mau akan membelah pilihan rakyat.

Semua kedaulatan dalam Pemilu itu ada di tangan rakyat. Partai politik pun merupakan representasi rakyat. Jadi apapun hasilnya nanti rakyatlah yang memiliki hak pilih.

Persaingan dua kader demokrat berebut tiket rekomendasi bakal calon bupati pada Pemilu Kepala Daerah Pacitan 2024 menjadi perbincangan terhangat akhir-akhir ini.

Bahkan masyarakat pun mulai beropini dan juga menebak sendiri, siapa yang bakal dapat rekomendasi dari DPP demokrat seakan sudah terjawab.

Saat ditemui usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Pacitan, Senin (27/5/2024) Roni mengatakan, setelah melengkapi beberapa persyaratan dalam formulir pendaftaran bakal calon bupati dari demokrat langsung menyerahkan kembali berkas formulir Jumat tanggal 24 Mei 2024. Kemudian Aji menyusul juga mengembalikan formulir.

“Selanjutnya kami serahkan pada DPP democrat untuk mencermati para teman teman lain yang mendaftar, kami hanya menunggu saja hasil dari pada DPP Demokrat.”ucapnya.

Saat ditanya terkait adanya kabar Roni juga mengambil formulir di partai selain demokrat, ternyata yang mengambil itu tim pendukungnya yang menginginkan Roni maju ke Pilkada 2024.

“Kalau pendukung saya, saya tidak bisa nglarang-nglarang. Cuma gimana akhirnya itukan keputusan di saya. Kalau saya hanya mengambil dan mengembalikan formulir ke partai demokrat.”tegasnya.

Menurut Roni, pendukungnya datang ke partai lain itukan sebatas menjalin komunikasi. Komunikasi tidak saja soal Pilkada tapi koordinasi terbangun selama jalannya pemerintahan termasuk dengan DPRD.

Partai punya hak untuk menawarkan ke masyarakat dan masyarakat menimang-nimang mana yang dipilih tentu yang menurut masyarakat terbaik.

“Saya tetap jadi kader demokrat he…he... Intinya saya tetap setia pada rakyat karena yang memilih saya itu rakyat, itu saja.”pungkasnya.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 16.42
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03