Seharusnya Alami Musim Hujan Tapi Suhu Panas Meningkat di Pacitan, Disebabkan Dinamika Atmosfer

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Jumat, Februari 16, 2024

GrinduluFM Pacitan - BMKG menungkapkan fenomena suhu panas meningkat terjadi beberapa ini disebabkan aktivitas dinamika atmosfer yang berdampak pada naik turunnya suhu permukaan laut sehingga potensi curah hujan rendah.

Tidak sedikit warga keluar rumah dan juga pelajar pulang sekolah menggunakan payung untuk mengurangi terkena paparan sinar matahari yang sangat panas mendidih, Jumat 16 Februari 2024.

Radit Suryo Anggono Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan menjelaskan, saat ini pacitan yang seharusnya mengalami musim penghujan per tanggal 12-18 Februari 2024 tapi mengalami peralihan cuaca. Hal ini disebabkan karena dinamika atmosfer pada Madden–Julian Oscilation (MJO) yang diperkirakan berada di kuadran 7 sehingga pada kondisi tersebut tidak berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia khusuanya wilayah Jawa Timur termasuk Pacitan.

“Seharusnya kita mengalami musim penghujan.”katanya.

Selain itu dikarenakan dinamika atmosfer The Indian Ocean Dipole (IOD) yang menyebabkan suhu muka laut di Samudera Hindia bagian barat didominasi nilai anomali positif dengan indeks terakhir (+0.17), dalam kategori Normal.

Kondisi ini tampak signifikan terhadap penambahan massa uap air dari Samudera Hindia ke wilayah Jawa Timur.

Meski terbilang normal dibandingkan wilayah lain, 4 hari terakhir ini panas di Bumi 1001 Goa Pacitan sendiri mencapai 31 derajat Celcius,”ujarnya.

Radite menghimbau masyarakat tidak panik dengan fenomena tersebut. Meskipun dia menghimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dan stamina dengan cuaca yang terus berubah ubah sehingga tidak lemas karena dehidrasi.

"Jangan sampai terkena penyakit kulit dengan cara jaga daya tahan tubuh dengan konsumsi vitamin dan hindari terpapar sinar matahari langsung.”lanjutnya.

Sementara itu Madyo warga Pacitan mengungkapkan cuaca terik beberapa hari ini benar benar mendidih rasanya, membuat tubuhnya cepat capek dan terasa cepat haus. Kalau tidka banyak konsumsi air benar benar lemas.

“Panas terik beberapa hari ini benar benar membuat tekanan emosi dan beban jiwa ikut jadi berat akibat cuaca dan udara panas, kami sangat merindukan turunnya hujan.”tuturnya.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 16.16
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03