Beri Sambutan di Hadapan Ratusan Kepala Desa, Bupati Aji Akui Masih Banyak ‘PR’ Belum Terselesaikan!

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Rabu, Januari 31, 2024

GrinduluFM Pacitan - Dalam sambutannya dihadapan kepala desa se kabupaten pacitan, bupati Aji mengakui masih memiliki banyak Pekerjaan Rumah ‘PR’ yang menurutnya belum bisa terselesaikan.

Dengan nada berat dan serak Aji menyampaikan diantara Pekerjaan Rumah yang belum selesai terkait kemiskinan dan tak mungkin mampu untuk menyelesaikan sendiri tanpa adanya kerja bersama sama.

“Kemiskinan di pacitan itu masih tinggi dibandingkan rata rata nasional dan provinsi meskipun pertahun menunjukan angka menurun.”ungkapnya.

Dihadapan pejabat dinas di lingkup Pemkab Pacitan, bupati Aji menyebut pengangguran masih banyak dan daya beli masyarakat juga masih rendah. Ini menunjukan kinerja ekonomi di pemerintahan Pacitan pada periode kepemimpinan Aji Gagarin masih belum bagus.

“Itu PR kita bersama. Termasuk urusan pendidikan meskipun sudah menunjukan trend naik setiap tahunnya namun angka rata rata lama sekolah tetap masih dibawah rata rata nasional. Belum lagi dihadapkan dengan permasalahan kesehatan dengan masuknya penghujan muncul DBD dan ancaman Leptospirosis. Ini semua PR kita bersama.”ungkapnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Pacitan merilis prosentase kemiskinan di Pacitan 13,65%.

Daya beli masyarakat masih rendah berdasar pengeluaran perkapita riil disesuaikan masyarakat Pacitan mencapai Rp. 9 juta 681 ribu per kapita.

Angka tersebut sudah sedikit membaik klaim BPS namun masih di bawah kota dan kabupaten di Jatim yang memiliki potensi ekonomi lebih banyak.

“Ketika pengeluaran per kapita tinggi tentu kemampuan ekonomi kita juga tinggi sehingga pengaruh indeks pembangunan (IPM) juga tinggi.”ucap Aji.

Untuk diketahui, bupati Aji didampingi wakilnya Gagarin resmi dilantik memimpin Pacitan 26 April 2021 dan akan berakhir 2024.

Pengangguran di Pacitan sempat tinggi setahun terakhir 2022.

Badan Pusat Statistik mencatat terdapat 13.092 warga menganggur. Mayoritas pengangguran justru di lulusan sarjana dan smk.

Belum tuntas permasalahan kemiskinan pengangguran, masalah pertanian juga menjadi Pekerjaan Rumah dengan masalah kelangkaan pupuk meskipun itu menjadi masalah semua kabupaten di Indonesia tetap merupakan permasalahan yang harus diminimalisir.

“Kemudian belum lagi dihadapkan kondisi geografis kita tempati ini bagaimana rawannya permasalahan kebencanaan yang mungkin panjenengan semua lebih saling menguatkan koordinasi komunikasi disaat saat ini mengingat curah hujan lebih tinggi.”tutupnya.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 11.03
Tinggalkan komentar positif Anda di sini
03