Belum Genap Sebulan 25 Kali Kejadian Tanah Longsor, 14 Kali Pohon Tumbang Telan Korban Jiwa

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Sabtu, Januari 27, 2024

GrinduluFM Pacitan - Berdasarkan rekap data kejadian bencana BPBD Pacitan belum genap sebulan Januari 2024 kejadian tanah longsor mendominasi yakni sebanyak 25 kali yang terjadi di Kabupaten Pacitan.

Radite Suryo Anggono Kabid Kedaruratan dan Logistik Bidang Penanggulangan Bencana Daerah mengatakan tanah longsor mengakibatkan rumah warga rusak dan sempat menutup akses jalan.

Kemudian terdapat 14 kali pohon tumbang terakhir kejadian pohon tumbang di Desa Tahunan Tegalombo akibatkan seorang warga bernama Ahmad Suroso meninggal dunia karena tertimpa pohon.

Kedua korban saat hujan deras bercampur angin kencang berteduh digubuk sawah yang berdekatan dengan pohon maoni. Kencangnya angin saat itu menyebabkan pohon maoni tumbang, Jumat 26 Januari 2024.

Kedua korban tidak bisa menyelamatkan diri. Suroso luka berat meninggal ditempat kejadian sedangkan korban lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan luka patah tulang.

Ketua Pelaksana BPBD Kabupaten Pacitan Erwin Andriatmoko meminta warga terus tingkatkan kewaspadaan daerah daerah rawan bencana longsor. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya antisipasi musim penghujan yang diprakirakan puncaknya hingga Februari 2024.

Berkaca dari musim hujan tahun tahun sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Erwin Aardi Atmoko ajak masyarakat bersihkan drainase dilingkungan rumah sebagai upaya mencegah banjir serta memangkas pohon perindang yang berpotensi tumbang.

Seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor dan dekat pohon pohon berusiatua agar selalu waspada. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang agar segera mencari tempat yang aman.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR, Perkim supaya ranting pohon disepanjang jalan protoko termasuk yang dekat perumahan warga yang lebar agar dipangkas supaya saat musim hujan tidak tumbang dan menimpa orang."ungkapnya.

Mitigasi yang bisa dilakukan pada musim hujan dihimbau kepada masyarakat untuk waspada saat bepergian melewati daerah yang rawan longsor. Selain itu adanya angin kencang jangan pernah berteduh di bawah pohon.

“Untuk pemetaan wilayah sudah kita lakukan dan persiapan logistik kedaruratan sudah kita kerjakan. Kalau masalah logistik kita sesuaikan dengan kejadian tahun lalu.”pungkas Erwin.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 14.15
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03