Sedang Marak Ular Masuk Rumah, Puluhan Ekor di Evakuasi Damkar Satpol PP

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Rabu, Mei 10, 2023

GrinduluFM Pacitan - Beberapa pekan terakhir ini warga di wilayah Pacitan mulai resah dengan adanya ular kobra yang mulai memasuki rumah warga. Setidaknya sudah ada 22 titk yang melaporkan ada ular masuk ke rumah.

Saat dikonfrmasi Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Pacitan Sugito membenarkan maraknya ular masuk ke rumah warga.

Disebutkan Sugito, petugas damkar sudah mengeavakuasi ular masuk ke rumah warga lumayan banyak. Ular jenis kobra, python, sanca, sowo, priting dan genteng.

“Itu luar biasa banyak kita evakuasi ular masuk ke rumah warga. Jadi ular kobra masuk rumah warga sekarang jumlahnya sudah ada peningkatan. Minggu lalu kita evakuasi ular kobra yang berada Desa Duduhan Mentoro, terus tanggal 8 kita evakuasi ular kobra di Kanoman dan di Kelurahan Ploso.”katanya

Tidak hanya ular saja , warga di Pacitan juga diminta waspadai Tawon Ndas atau lebah predator bernama latin Vespa Afinis. Pasalnya, sengatan Tawon Ndas ini mematikan.

Lebah Vespa mematikan ini sudah memakan korban jiwa. Karena itu bagi warga yang sudah tahu itu tawon Ndas sebaiknya meminta bantuan petugas damkar untuk mengevakuasi jangan bertindak sendiri.

Data bidang damkar Satpol PP selama beberapa pekan ini sudah ada 40 titik yang berhasil dievakuasi petugas.

“Penanganan terutama tawon Ndas selama beberapa pekan, ini memang agak lumayan banyak jumlahnya. Bahkan kemaren satu minggu saja sudah evakuasi 4 tempat untuk penanganan tawon vespa.”ungkapnya

Di tambahkan Sugito, yang di khawatirkan adanya ular berbisa masuk ke rumah warga ini kalau menyerang anak anak. Karena masuknya ular ke rumah itu sewaktu waktu.

“Ular yang masuk ke rumah warga di Pacitan ini berbisa tinggi dan membahayakan bagi keselamatan manusia.”imbuhnya

Petugas yang mengevakuasi ular tersebut harus memakai Alat Pelindung Diri (APD) keamanan lengkap sebagai bentuk antisipasi.

“Saat evakuasi ular dan tawon vespa itu membahayakan sehingga perlu pakai alat pelidung diri meski petugas kita sudah dibekali ketrampilan, mewaspadai kalau ada serangan, meskipun alat kita ini sangat sederhana hasil kreasi kita sendiri.”ungkapnya

Ular yang berhasil di eavakuasi tersebut saat ini diamankan di Pos Damkar Satpol PP dan selanjutnya akan dirilis ke habitatnya sesuai arahan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Ini ular king kobra hasil tangkapan kita kemaren di rumah warga masih kita amankan di box sambil nunggu arahan dari BKSDA untuk dirilis secepatnya.”jelas Gito

Sementara ular yang muncul di rumah rumah warga itu kebanyakan anakan. Dimungkinkan karena cuaca panas sehingga ular ular itu mulai kehilangan habitat aslinya. Akibatnya, sejumlah ular mencoba beradaptasi dengan lingkungan baru dipilihnya rumah warga yang dianggapnya aman, nyaman dan lembab.

“Kita himbau warga waspada karena ular bisa muncul sewaktu waktu. Tumpukan kayu dan bebatuan atau lahan yang rimbun belukar sebaiknya rajin di bersihkan. Selain itu kalau warga takut atau ragu menangkap ular yang masuk rumah atau menemukan tawon Ndas sebaiknya jangan ragu minta bantuan petugas yang tentu sudah dibekali ketrampilan mengevakuasi.”pungkasnya

Reporter/Penulis: Asri

Blog, Updated at: 14.48
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03