Fibi Irawan: Kekeringan Bagai Menelan ‘Puyer’ Pahit, Namun Hasil Laporan Reses DPRD Infrastruktur Masih Mendominasi Usulan Warga

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, April 19, 2022

GrinduluFM Pacitan - Dari laporan hasil reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pacitan di sejumlah daerah pemilihan (dapil) dalam rapat paripurna intern, Senin (18/4/22) masalah infrastruktur masih saja mendominasi usulan masyarakat.

Fibi Irawan Pimpinan Sidang Paripurna Laporan Hasil Reses mengatakan, Reses di masa sidang ke dua tahun 2022 sejak 14 hingga 17 April 2022 merupakan amanat yang rutin digelar oleh 45 anggota di masing-masing daerah pemilihan.

“Hari ini dilaporkan melalui rapat paripurna dan sepintas saya mendengarkan tadi kebanyakan memang dari sisi infrastruktur tetap jadi harapan masyarakat atau aspirasi yang mendominasi.”katanya

Mendengar hasil laporan reses, masalah infrastruktur masih saja mendominasi usulan masyarakat di Pacitan, ini membuktikan jika infrastruktur di wilayah Dapil 1 hingga Dapil 6 masih memerlukan perhatian dan penanganan.

Ditambahkan Fibi Irawan, meski infrastruktur diakuinya memang menjadi masalah urgen bagi masyarakat di wilayah dapil akan tetapi Fibi mengingatkan jika sejatinya ada hal-hal yang tidak kalah lebih urgent yang harus dan butuh solusi segera yakni masalah kekeringan. Selama ini penanganan kemarau di pacitan dinilai Fibi lebih seperti menelan ‘puyer 99’ setiap tahun kekeringan melanda tapi hanya bisa didrop lewat tangki air. Belum ada formula jitu menemukan ketersediaan air dengan memanfaatkan sumber-sumber air yang ada.

“Persoalan kekeringan setiap kali kemarau, itu yang harus menjadi dominasi usulan aspirasi masyarakat pacitan kalau menurut saya. Paling 3 bulan kemarau dampak kekeringan akan luar biasa dan itu setiap tahun terjadi.”tambahnya

Penegasan Fibi yang lain yaitu soal Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, kenapa Pacitan selalu mengandalkan sektor pariwisata dalam mengumpulkan pundi-pundi daerah. Padahal sektor wisata tidak bisa berkutik saat dihempas badai pandemi Covid-19. Menurut pemikiran Fibi, alangkah baiknya Pemkab berani beda dengan pemikiran yang tak biasa. Salah satunya memilih sektor pertanian dan peternakan sebagai sumber terbesar pundi-pundi daerah, bukan lagi hanya sektor wisata.

“Saat pandemi wisata itu sudah korat-karet, berkaca dari ini mestinya kita punya pemikiran yang lain yang tidak biasa, ibaratnya PAD ini bisa ditopang dari sektor peternakan, perikanan dan pertanian. Kita ini pusatnya perikanan peternakan dan pertanian.

Hanya saja intervensi pemerintah dalam mengoptimalkan itu masih belum dilakukan dengan baik. Saya kira itu.”ungkapnya

Jadi pada dasarnya, jangan bertopang ke sektor wisata terus.”Wisata kita kan hanya mereka datang bayar retribusi lalu pergi bosan gak kembali. Merekapun tidak membeli makanan di pacitan karena bawa bekal sendiri. Disisi lain wisata dipacitan itu belum wisata edukasi.”pungkas Fibi

Editor: Asri N

Blog, Updated at: 07.58
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03