Sembilan Kursi Kepala Dinas Pemkab Pacitan Bakal Kosong, Ditinggal Pensiun Pejabat Tinggi Pratama Setara Eselon 2B

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Rabu, November 10, 2021

GrinduluFM Pacitan - Dalam waktu dekat gelombang pensiun terjadi pada jabatan tinggi pratama setara eselon IIB di lingkup Pemkab Pacitan. Tidak tanggung tanggung kekosongan sporadis itu bakal terjadi pada 9 kursi Kepala Dinas. Mereka yang memiliki jabatan setara eselon IIB itu memasuki masa pensiun dalam waktu berdekatan.

“Kepala Dinas bakal kosong ada 6 di tahun 2021 dan ditambah lagi tahun 2022 ada 3 kepala dinas yang bakal kosong juga, diantaranya Perijinan, BPKAD dan DLH jadi total ada 9 kursi kepala dinas yang kosong.”kata Supomo Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pacitan saat dikonfirmasi.

Di tambahkan Supomo, sementara ini beberapa pejabat bahkan sudah merangkap jabatan menjadi Plt untuk mengisi kekosongan. Dengan kekosongan jabatan Kepala Dinas tersebut sudah barang tentu menjadi kesempatan untuk pejabat setara eselon IIB untuk menggantikan. Salah satu syaratnya tentu harus melalui seleksi.

“Nanti pejabat yang ada akan di lakukan mutasi untuk pengisian beberapa OPD mendasar pada SOTK baru kemudian sisanya di tahun 2022 kalau gak salah Februari diadakan seleksi terbuka eselon 2B. Nanti yang kosong sisa 2021 dan tambahan 2022 di lakukan lelang eselon IIB jabatan tinggi pratama.”tambah Pomo.

Kepala BKD Supomo menegaskan, dengan kekosongan beberapa jabatan kepala OPD setara eselon IIB yang selama ini sudah di alami sejumlah OPD memang sedikit mengganggu kerja jadi kurang maksimal.

Sementara itu di sisi lain rencana rotasi dan mutasi ASN yang sudah di tunggu tunggu karena enam bulan sebelum dan setelah penetapan pemenang Pikada sudah terlewati Oktober 2021 ini, namun belum juga ada tanda tanda ke arah sana.

Informasi yang terdengar rotasi dan mutasi Peajabt ASN di lingkup Pemkab Pacitan masih akan di laksanakan Desember 2021 atau di mungkinkan lebih lambat lagi mundur ke Februari 2022 karena adanya beberapa aturan yang memang harus di patuhi.

Supomo juga mengatakan, tidak hanya pejabat eselon 2 saja yang bakal pension, akan tetapi beberapa pejabat eselon3 dan ASN usia tua juga sudah ada yang pensiun dan mempersiapkan masa pensiun. Sedangkan untuk perekrutan CPNS lagi dengan jumlah banyak masih harus membutuhkan pertimbangan cukup matang mengingat kemampuan APBD Pacitan sangat kecil yang tidak mungkin kuat untuk menggaji pegawai.

“Untuk kebutuhan kedepan tentu nanti juga terus dilakukan mapping. Tentunya juga di perhatikan kemampuan APBD untuk memberikan gaji pada calon pegawai itu.”pungkas Supomo

Editor : Asri Nuryani.

Blog, Updated at: 09.23
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03