Puluhan Anak Kehilangan Orang Tua Korban Covid-19, Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Pacitan Siap Jadi Orang Tua Asuh

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Jumat, September 17, 2021

Grindulu FM Pacitan - Puluhan anak anak di Pacitan yang mendadak jadi yatim piatu setelah orang tuanya meninggal dunia karena Covid -19 diundang dalam acara Hari Ulang Tahun ke 66 Lalu lintas Bhayangkara, yang dilaksanakan Jumat(17/09/2021), di Halaman Mapolres Pacitan. Dikatakaa Kasat Lantas Polres Pacitan AKP Budi Setiyono, anak anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat terpapar virus Covid-19 di Pacitan tersebut diberi trauma healing oleh Satuan lalu lintas Polres Pacitan, dengan diajak naik sepeda motor patroli dan ada juga yang diajak naik mobil patwal, berputar putar di jalan sekitar depan Kantor Polres.

Hal ini sengaja di lakukan untuk menumbuhkan semangat anak anak di tengah rasa sedih dan duka yang menyelimutinya setelah ditinggal orangtuanya. Meski awalnya anak anak ini tegang tapi setelah naik sepeda motor patroli dan di ajak keliling seputaran jalan di depan kantor Mapolres tampak anak anak pun mulai tersenyum. Dalam acara tersebut ada vaksin gratis, setiap anak juga dapat bantuan sembako dan doorprize. “Diharapkan dengan begitu semangat untuk bangkit meraih cita cita dapat tumbuh meski tidak lagi ditemani orangtuanya.” ungkap Kasat Lantas Polres Pacitan AKP Budi Setiyono sambil terisak haru.

Sungguh miris, melihat anak anak yang masih kecil harus belajar hidup mandiri tanpa bimbingan orang tua. Di sinilah Satuan Lalu lintas mencoba hadir agar anak anak tersebut tidak merasa sendirian. “Saya memerintahkan anggota saya di satuan lalu lintas untuk siap menjadi orang tua asuh bagi anak anak yatim korban Covid-19 ini, mulai dari hanya menjadi mentor hingga mendampingi saat sakit.”kata Kasatlantas AKP Budi Setyono.

Kasat lantas AKP Budi menambahkan, anggota satuan lalu lintas sudah di siapkan untuk menjadi orang tua asuh meski tidak harus punya uang banyak, akan tetapi anggota satuan lalu lintas selalu meluangkan untuk bisa hadir di saat anak yatim sakit dan bagaimana memulihkan psikologi, mental mereka dengan trauma healing,” kita ajak mereka naik motor patrol dan mobil patwal. Tujuannya agar mereka tidak takut sama pak polisi.”tambah Kasat lantas AKP Budi Setyono.

Seperti di ketahui, Pandemi Covid-19 telah merenggut kebahagiaan 100 anak di Pacitan. Berdasar data yang di miliki Pemkab Pacitan ada ratusan keluarga yang meninggal karena covid-19 dan sebagian sudah di survei Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP5A). Tampak anak yatim yang datang di acara HUT lalu lintas Polres Pacitan rata rata masih di usia balita dan remaja atau masa sekolah. Ada juga yang masih dalam gendongan sang ibu.

Sementara untuk Hari Ulang Tahun lalu lintas ke 66 tahun kali ini, memiliki program kegiatan serentak ‘Sapa Saya’ satu polisi lalulintas, satu anak yatim piatu. Selain itu untuk polres pacitan kita juga berikan layanan vaksin gratis.”pungkas Kasat Lantas AKP Budi.

Editor : Asri Nuryani

Blog, Updated at: 14.24
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03