Mensos RI Perintahkan Bupati Pacitan Buat Penyimpanan makanan Baperstok Ditempat Evakuasi Akhir

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan - 104,6 MHz on Minggu, 12 September 2021

Grindulu FM Pacitan - Kedatangan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini bersama Kepala BMKG Dwikorita untuk meninjau langsung apel kesiapan simulasi rambu dan evakuasi di Tamperan Pacitan, Sabtu( 11/09/2021) perintahkan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji membuat Baperstok penyimpanan makanan untuk saat darurat. Khususnya di tempat evakuasi akhir.

Bupati Indrata mengatakan, untuk saat ini dari banyak pekerjaan rumah’PR’ terkait evakuasi dampak megatrush dan tsunami di pacitan adalah membuat gudang penyimpanan makanan baperstok. Dalam mewujudkan hal itu, Bupati Pacitan Indrata meminta Desa yang masuk zona hijau juga harus ikut berperan.

“Yang kita sampaikan baperstop tempat menyimpan persediaan makanan di titik yang sesuai misal tenpat evakuasi akhir. Ketika di sana terus misalkan 2 hari bisa bertahan hidup karena ada baperstok. Insyaallah pacitan beda dengan daerah lain, titik evakuasi akhir di pacitan kita pilih yang dekat dengan rumah penduduk. Pesan BMKG tadi diminta menambah 12 titik sebagai tempat evakuasi akhir, sebelumnya kita sudah petakan 9 titik. Saya harap peran Desa yang ada di zona hijau atau aman dalam hal ini.”kata Bupati Indrata.

Sementara mendengar dan melihat langsung dari kondisi pacitan yang disampaikan menteri sosial dan kepala bmkg terkait pacitan merupakan daerah yang mendapat dampak terbanyak jika terjadi megatrush dan tsunami, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji meminta pada warga Pacitan untuk betul betul sadar bertempat tinggal di daerah rawan bencana. “Itu dulu, kalau kita betul sadar makanya edukasi kesiapan yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah itu masyarakat juga dianggap bisa melakukan apabila terjadi bencana.” tambah Indrata.

Terkait EWS early warning system yang rusak memang sudah waktunya diganti karena dipasang sudah 10 tahun lalu. “Kita bisanya mengusulkan ke pusat dalam hal ini BMKG untuk 9 EWS yang rusak. Kita sudah usulkan tinggal menunggu respon baik dari bmkg, sehingga nanti 9 EWS itu bisa terpasang kembali.”ujarnya.

Ditegaskan Indrata, saat ini BPBD sudah memasang rambu jalur evakuasi, meski diakui Bupati kondisi rambu jalur evakuasi belum maksimal.“Nanti saya ada rencana setiap pintu masuk rumah yang ada orangtua dipasang stiker, kita tentukan juga tempat evakuasi akhir di sana akan di sediakan Kemensos untuk persediaan makanan andakan megatrush dan tsunami terjadi. Namun sekali lagi ya, yang paling utama di sini masyarakat dulu harus sadar dan teredukasi.”pungkas Indrata.

Editor : Asri Nuryani

Blog, Updated at: 12.49
Comments
0 Comments