11 Peserta Tes P3K dan 1 Panitia Positif Covid-19 Hasil Rapid, Testing Akan Ditindaklanjuti

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan - 104,6 MHz on Rabu, 15 September 2021

Grindulu FM Pacitan - Sebelas peserta tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja(P3K) guru tingkat Kabupaten Pacitan dinyatakan positif Covid-19 berdasar hasil pemeriksaan rapid antigen yang di laksanakan selama hari pertama dan hari kedua, Minggu- Senin(12/09/2021-13/09/2021) oleh Dinas Kesehatan.

Seperti di ketahui, sebelum satu hari jalankan tes, peserta tes ujian p3k harus ikut tes rapid antigen. Dari hasil rapid tersebut ada 12 yang di nyatakan Positif. 11 diantaranya peserta dan 1 petugas atau panitia.

Di katakan dokter Hendra Purwaka Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, peserta yang dinyatakan positif akan di lakukan pemeriksaan PCR jika hasilnya positif maka di anjurkan wajib untuk karantina, tidak boleh mengikuti tes. Selain itu testing akan ditindaklanjuti dinas kesehatan sesuai aturan protokol kesehatan.

Apakah yang bersangkutan masih dapat mengikuti tes seleksi atau tidak itu menjadi kewenangan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi sebagai penyelenggara.“Kita mengarahkan untuk karantina, selain itu kita juga akan testing dengan penemuan 12 positif hasil pemeriksaan antigen.”kata dokter Hendra.

Sementara dalam kesempatan berbeda Sindu Widyabadra Ketua Panitia Penyelenggara yang juga menjabat sebagai Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Pacitan mengatakan, untuk ranah siapa yang menyatakan positif dan tidaknya itu merupakan ranah Dinas Kesehatan. Namun untuk peserta yang ternyata hasilnya positif, di arahkan untuk mengikuti tes seleksi susulan karena memang tes ini akan di laksanakan 4 tahap jika tidak ada perubahan. “ Swab positif di arahkan ikut seleksi susulan.”kata Sindu Di tambahkan Sindu, pelaksanaan tes seleksi sampai hari kedua lancar, koordinasi dan komunikasi di dukung penuh Pemkab Pacitan termasuk fasilitas Rapid.

Sementara untuk peserta SMK, SMA, SLB tercatat ada 1838. Di bagi dalam dua sesi pagi dan siang. Adapun formasi p3k untuk sd, smp sesuai data diknas pacitan sejumlah 1041 dengan total peserta 1400an. “Total ada 1838 sehari 462 hari terakhir 462. Di SMK N 1 ada 60 komputer, di SMA N 1 ada 80 dan SMKN 2 ada 100. Pelaksanaan tes ketat dengan protokol kesehatan di awasi SatpolPP. Untuk Swab di fasilitasi gratis oleh Dinas Kesehatan.”tambah Sindu Salah satu peserta tes Novi.

Novi salah satu peserta mengatakan, dia harus mengikuti 3 tes yaitu tes teknis seputar ilmu mata pelajaran, tes wawancara dan tes sosial atau penalaran selama mengajar di sekolah. “Dari ketiga tes itu yang sulit tes teknis, semua isinya mata pelajaran. Ini agak sulit menurut saya tadi.”ujar Novy Indra guru honorer SD 1 Kledung Bandar.

Novy nekat ikut tes P2K meskipun usianya masih nuntut untuk ikut tes CPNS. Namun Novy tidak mau berspekulasi menunggu adanya rekrutmen CPNS. “Sudah tiga kali saya tes cpns tapi gagal terus, saya pupus ikut CPNS, jangan jangan nanti sudah tidak ada lagi rekrutmen CPNS mending saya ikut tes P3K saja. Gajinya sama dengan PNS. Saya deg degan dengan nilai saya, soalnya ada dua peserta dari sekolah yang sama ikut tes,padahal yang di butuhkan hanya 1 saja. Doakan saya lolos ya..”kata Novy Indra 8 tahun berstatus guru honorer.

Editor : Asri Nuryani

Blog, Updated at: 07.44
Comments
0 Comments