Pemkab Pacitan Resmi Menutup Jalur Masuk Mudik Ke Pacitan

Posted by Radio GrinduluFM Pacitan - 104,6 MHz on Kamis, 06 Mei 2021

Grindulu FM, Pacitan -Tidak main main atau gertak sambal saja, ketegasan Kapolres Pacitan dalam antisipasi lonjakan covid-19 akibat datangnya orang orang dari luar kabupaten atau provinsi ke pacitan. Buktinya tepat tanggal 06 mei 2021 penyekatan dan memperketat pemeriksaan pendatang masuk pacitan resmi  di laksanakan. 

                                     
Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, pengamanan penyekatan mudik lebaran TNI Polri dan unsur masyarakat siap lakukan penyekatan perjalanan orang atau mudik.
 “Jadi tanggal 6-17 mei ini perjalanan orang antar provinsi perjalanan orang antar kabupaten di luar dari rayon itu total tidak boleh. Kecuali keadaan khusus dan hal hal tertentu seperti orang sakit kebakaran, tugas khusus di buktikan dengan surat tugas dan tentunya dia membawa  surat hasil rapid antigen ataupun genose yang menyatakan negatip.”tutur Kapolres

Kebijakan adanya pemberlakuan skema aglomerasi untuk atur mudik juga dilaksanakan di sebagian wilayah jawa timur. Dimana warga yang hendak pulang kerja ke wilayah aglomerasi harus di pastikan sehat dan sudah tes covid-19. Meski sudah di vaksin setiikatnya tidak berlaku tetap warga yang bergeser dari kabupaten satu ke kabupaten lainnya begitu juga dari provinsi satu ek provinsi lainnya harus di tes covid-19.

“Dalam satu rayon aglomerasi masih di perbolehkan untuk melintas dalam hal ini kita satu rayon seperti madiun, ponorogo, ngawi, magetan dan pacitan. Apabila satu rayon masih bisa melintas dengan catatan membawa hasil rapid antigen, genose yang negatip. Perjalanan orang antar provinsi dan kabupaten di luar rayon tersebut total tidak boleh, kalau nekat langsung untuk di bawa ke wisma atlit di karantina.”tegas Kapolres
Adapun untuk melancarkan penyekatan antisipasi pemudik datang ke pacitan akan dilibatkan 600 personil gabungan TNI-Polri dan Pemkab.

Di himbau Kapolres sebaiknya warga jangan mudik, sebab mudik kali ini akan melelahkan, pusing dan bikin capek. Lebih baik di rumah saja. Silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman bisa di lakukan dengan video call.

“Perjalanan orang antar provinsi antar kabupaten yang bukan satu rayon di tutup sama saya. Apabila ada yang penting harus datang ke posko untuk di rapid tes covid-19.”tutup Kapolres

Melihat super ketatnya pengawasan dan penyekatan di jalur perbatasan, memang terpantau kendaraan lalulintas keluar masuk pacitan tampak sengang. Di prediksi arus mudik tahun ini benar benar sepi.
Terkait  pendatang migrasi pekerja di pacitan  terdata sangat sedikit untuk yang legal hanya 7 orang dan itupun sudah di karantina di wisma atlit sambil nunggu hasil tes Covid-19. Sementara yang menjadi kendala pendataan masih di mungkinkan dengan banyaknya pendatang migrasi yang tidak legal atau ilegal. Tapi Pemerintah mengklaim sampai saat ini belum ada pendatang migrasi hanya di mungkinkan satu orang. “itu sudah teratasi, sudah di jemput oleh keluarganya.”kata Bupati Indrata


 

Editor : Asri Nuryani

Blog, Updated at: 08.39
Comments
0 Comments