Satuan Gugus Tugas Bentuk Tim Woro Woro Pendisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19 Di 26 Titik Strategis Berkumpulnya Orang

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan - 104,6 MHz on Sabtu, 23 Januari 2021

Grindulu FM, Pacitan -Ratusan personil yang tergabung dalam Optimalisasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19 atau tim woro woro di berangkatkan langsung oleh Bupati Pacitan Indartato sekaligus sebagai ketua Satgas Pemkab Pacitan.Jumat sore (22/01/2021) dari halaman pendopo kabupaten. Tim woro woro ini dibentuk mengingat laju penambahan penyebaran kasus Covid-19 di Pacitan terus melonjak  tak terkendali sejak awal januari 2021.

Salahsatu pemicunya diduga karena masyarakat sudah jenuh untuk melakukan protokol kesehatan dalam kegiatan keseharian terutama dalam memakai masker dan jaga jarak.

Tim woro woro pendisIplinan protokol kesehatan itu sebagai langkah tegas dan cepat mengendalikan lajunya penyebaran virus corona melalui dasar Surat Keputusan (SK)Bupati.

Tim woro woro sejumlah 156 personil dari TNI-Polri dan OPD itu bertugas ikut memutus matarantai penularan Virus Corona yang dibagi dalam 26 titik ditempat yang dianggap rentan dan rawan di jadikan berkumpulnya orang atau keramaian. Mereka tidak akan henti hentinya mengingatkan pentingnya protocol kesehatan melalui toa atau speaker yang dimiliki.

Sebagai Institusi penggerak dibentuknya tim tersebut Kapolres Pacitan AKBP Wiwid Ari Wibisono dan Dandim 0801 Pacitan Letkol Kav.Ibnu Khazim ikut memberikan arahan dalam pemberangkatan tim woro woro pendisplinan protokol kesehatan.

Dikatakan Kapolres Pacitan AKBP Wiwid Ari Wibisono, tim akan diluncurkan pada 26 titik dan sekitarnya, tidak terpaku hanya pada satu titik saja. Dan titik itu merupakan sebuah lokasi untuk peristirahatan maupun kongkow kongkow warga namun tetap memberikan atensi pada mereka dengan tetap kedepankan protokol kesehatan memakai masker dan jaga jarak. Tim woro woro ini bertugas piket selama 24 jam bergantian dengan petugas lainnya dalam anggota satu tim yang terdiri dari 5-6 orang dalam satu titik.

Apa kegiatan tim woro woro ini lanjut Kapolres, tim harus berikan contoh yang baik bagi masyarakat disekitar titik tugasnya.

“jangan tidak memberikan contoh tidak baik. Contoh laksanakan protokol kesehatan dengan  baik,  yang terpenting gunakan masker dengan baik. Jangan lepaskan masker ketika berbicara dengan rekan tim. Dan jangan  merokok dengan membuka buka makser. kalao memang perokok pingin atau mau merokok sebaiknya di tempat yang tersembunyi atau terpisah dari kerumunan, apalagi merokok makan sambil ngobrol dengan rekannya masker kondisi ditaruh didagu, jangan!! Jadi tolong Jangan lakukan itu, jangan juga makan didepan umum sambil ngobrol masker kondisi terbuka, karena di situlah sumber penularan. Arahan Kapolres didepan ratusan tim woro woro sebelum di berangkatkan

Ditambakan Kapolres, tim woro woro juga di arahkan  untuk menggunakan masker dengan benar dan selalu memberi contoh pada masyarakat.

Bahkan dalam satu titik itu tidak boleh ada kekosongan petugas piket setiap harinya selama 24 jam. Kapolres akan memberikan teguran keras jika melihat ada titik yang   tidak ada petugas jaganya atau kosong.

“ Saya tidak mau melihat titik itu kosong dari petugas piket tim woro woro. Ketika pimpinan datang harus ada personilnya tidak boleh tidak datang. Kalau tidak datang harus ijin dengan sesama rekannya dalam satu tim. Kalau tidak ada anggota atau kosong saya akan menegur dan teguran saya itu keras. Pasalnya saya sangat sangat ber atensi banget dengan protokol kesehatan di tengah semakin merajalelanya kasus Covid-19 pada awal januari ini”tegas AKBP Wiwid

Sementara Komandan Kodim 0801 Pacitan Letkol Kav Ibnu Khazim dalam arahannya mengatakan, setiap hari anggota dalam tim woro woro harus melaporkan per titik pagi dan sore.

Dibagi dalam 26 titik yang sudah ditetapkan itu yang dianggap titik keramaian saat ini berdasarkan data yang sudah dinilai 26 titik itu jadi titik penyebaran virus corona sebab yang memungkinkan didatangi warga. Hampir semua ke 26  titik itu merupakan sarana publik yang setiap hari tidak bisa lepas dari kerumunan warga karena pasti masyarakan akan datang dan pergi dicontohkan pasar dan mall.

Di lanjutkan Dandim 0801 Pacitan Letkol Kav.Ibnu Khazim, Seiring dengan kebijakan pemerintah pusat bahwa pengendalian pandemi harus ketat. Disisi lain pertumbuhan ekonomi juga harus jalan. Olehkarena itu solusi yang di tawarkan Pemda dalam hal ini Satgas adalah kedisiplinan protokol kesehatan dengan membentuk tim woro woro.

 “Mereka terdiri dari gabungan dalam satu tim karena itu saya mohon saling pengertiannya dalam satu tim itu”

‘Rasa jenuh capek pastilah dirasakan semuanya, jika anggota tim tdak datang tolong saling komunikasi agar tidak kosong.”imbuh Dandim

Sementara dalam arahan penutup sekaligus memberangkatkan Tim woro woro Indartato ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Pacitan mengucapkan terimakasih pada Kepolisian dan Kodim 0801 Pacitan yang telah menginisiasi terbentuknya tim woro woro serta pada petugas tim juga Indartato mengucapkan terimakasih.

“Pada teman teman yang bertugas saya juga mengucapkan terimakasih dengan tangan dingin panjenengan sebagai tim woro woro semoga virus corona hengkang semuanya dari pacitan. Harapan kita hanya itu.”tutup Indartato sambil mengucapkan Bismillah kita berangkatkan secara resmi tim woro woro pedisiplinan protokol kesehatan Covdi-19.

Di ketahui, update perkembangan Covid -19 per januari(23/01/2021) tercatat bertambah lagi 51 orang sehingga total akumulasi penderita Covid-19 di Pacitan sekarang ini sudah mencapai 1346 orang.

 

  Editor : Asri Nuryani

Blog, Updated at: 11.03
Comments
0 Comments