Gubernur Jatim Mengudara Lewat Radio Grindulu FM Pacitan, Angkat Sinergitas Penguatan Ekonomi Di Tengah Pandemi

Posted by Radio GrinduluFM Pacitan - 104,6 MHz on Minggu, 18 Oktober 2020

Grindulu FM, Pacitan - Gubernur Jawatimur Hj. Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungannya ke Pacitan menyempatkan diri untuk menyapa warga masyarakat Pacitan melalui  104,6 Radio Grindulu FM dan di siarkan langsung di Ruang Studio Radio Grindulu FM.Minggu(18/10/2020)


Dalam dialog yang di pandu  oleh penyiar grindulu FM tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terkait upaya  pemulihan ekonomi ditengah pandemi covid-19, sosialisasi penggunaan masker dan pencegahan  penanganan covid-19.

Sebelum melakukan dialog menyapa warga masyarakat pacitan, rombongan gubernur lakukan goes bareng keliling kota pacitan diantaranya JLS-Museum SBY-ANY dan pasar Tradisional Minulyo.

Kunjungan Guberrnur ke Pacitan kali ini juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Pacitan.Baik itu berupa sembako, uang tunai dan Alat Pelindung Diri protokol kesehatan Covid-19.


Adapun Kunjungan Gubernur Jatim ke Pacitan kali ini dalam rangka membangun kebersamaan, beriringan, sinergitas, kolaborasi antara proses pergerakan ekonomi yang harus di dorong dengan upaya pengendalian penyebaran Covid-19. Gubernur dalam dialog itu  juga mengapresiasi  kerja tim gugus perecepatan penanganan covid-19 di Pacitan karena angka penyebaran covid-19 di Pacitan terendah di Jatim.

"Sampai hari ini tecatat di pacitan penyebaran di pacitan terendah di jatim ini luar biasa angka meningal paling rendah,  kami suprise upaya yang dilakukan Bupati,Forkompinda, OPD, Camat, Kepala Desa/Kelurahan, Babinsa. Babinkamtibmas, Tenaga Kesehatan dan tentu seluruh masyarakat Pacitan saling menjaga agar tetap sehat."jelas Khofifah

Gubernur Jatim mengatakan, dalam kunjungannya kali ini berkomitmen melakukan percepatan sertifikasi tanah. karena itu dalam dialog Gubernur menyapa lewat Radio GrinduluFM mendampingi  Kepala Kanwil BPN Prov. Jatim Jonahar.

Menurut  Jonahar, di Jatim adalah satu satunya  yang bisa menyelesaikan program yang diluncurkan Menteri, sebagai Provinsi tercepat.

"Ada 5374 sertifikat di bagikan untuk Provinsi Jatim. Total  bidang tanah yang diserahkan sejumlah 32430. Sedasngkan yang sudah diserahkan 24262 bidang. Masih tersisa 2794 rencana akan diserahkan pada program pencanangan lewat vidcon bersama Presiden RI."papar Jonahar

Jonahar juga mengatakan, pada tahun 2025 nanti semua bidang tanah di Pacitan sudah harus bisa di sertifikasikan semua . yang disertifikasikan tanah kepemilikan. caranya mensertifikatkan desa demi desa . Yang dipetakan embung, jalan danau atau ada tanah terlantar dari perusahaan itu dipetakan nantinya.

"kita kasih peringatan tiga bulan berturut turut tidak bisa menggarap tanah tersebut bisa kita kenakan tanah terlantar. Sehingga kedepan  tidak ada satu bidang tanahpun yang tidak disertifikatkan."imbuh Jonahar

Sementara Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim Diffi Ahmad Johansyah,  Pacitan ini potensinya besar . Hanya yang masih jadi kendala  adalah akses. .Untuk itu di pesan bagi para milenial jika punya skill, punya akses punya kemampuan tidak usah dipikirkan pembiayaan nanti akan datang sendiri Bank Bank menawarkan.

"Makanya sekarang kami tempuh skill dulu lalu akses .kami akan menginteraksikan seluruh UMKM di Jatim. Memang saya akui, banyak produk produk menarik yang perlu kita pasarkan."jelas Diiffi

Dalam memulihkan perekonomian di tengah pandemi covid-19, Gubernur juga mengajak Dirut Bank Jatim Busrul Iman dan Kepala Regional OJK 4 Jatim Bambang Mukti Riyadi. Ada juga Bupati Pacitan Indartarto.

Gubernur Jatim mengajak rombongan dari semua lembaga instansi vertikal berkunjung ke Pacitan untuk saling suport, semangat, motivasi, harapan. Dengan suport itu Gubernur menyarankan  supaya Bupati Pacitan ikut mengawal bagaimanan produktivitas masyarakat di pacitan bisa terus di dorong.

Dalam kunjungannya Rombongan Gubernur juga singgah di PLUIT untuk melihat langsung produktivitas UMKM Pacitan.

"Tadi dari Kantor Perwakilan BI saat di PLUIT sudah gencar membangun akses dengan diaspora dengan berbagai negara. Termasuk UMKM Pacitan di dorong. Ada 6 Kabupaten/kota di wilayah Matraman di dorong BI untuk ketemu diaspora dari Mesir dan Qatar. Hari ini terobosan terobosan baru harus dibuka digali pintu pintu yang mungkin semula tertutup dicoba dibuka sehingga hari ini bisa membangun semangat motivasi dan harapan baru disetiap kita melakukan kunjungan."pungkas Khofifah

 

 

 

Editor : Asrinuryani

Blog, Updated at: 15.36
Comments
0 Comments