Sensus Penduduk 2020 Pakai Data Juni 2019 Dukcapil

Posted by Radio GrinduluFM Pacitan - 104,6 MHz on Selasa, 18 Februari 2020

Grindulu FM, Pacitan -  Data  penduduk pertengahan tahun atau data base Dinas  Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL) Juni 2019 (Kementerian Dalam Negeri ) yang digunakan BPS (Badan Pusat Statistik ) Kabupaten Pacitan untuk sensus penduduk 2020.

Kepala BPS Pacitan Bagyo Trilaksono
Foto : GrinduluFM-asri
Subagyo Trilaksono Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Pacitan mengatakan, perlu waktu menyiapkan data base yang diakuinya tidak mudah. Ada  enam bulan waktunya setelah juni. Selama enam bulan itu data diolah dan disamakan untuk kemudian dipasang di server BPS untuk data base penduduk. “jadi seandainya nanti ada bapak/ibu yang ngisi memasukan NIK (Nomer Induk Kependudukan) dan Nomer  KK (Kartu Keluarga) nya setelah juni jadi ndak ada didata base, nah, jangan khawatir nanti akan kita datangi dengan petugas pencacah 9 wawancara”.Ujar Bagyo.

Lebih lanjut dijelaskan Bagyo Trilaksono, pelaksanaan enam sensus penduduk sebelumnya pakai metode tradisional. Sedangkan sensus penduduk 2020 ini menggunakan dua metode yakni metode online dan metode wawancara. “kita mulai dengan rakorda tingkat kabupaten lalu besuk rakor tingkat kecamatan dan desa”. Jelas Bagyo usai Rakorda  Satu Data Indonesia di Hotel Grand Bromo Senin (17/02/2020). Diharapkan semua semua Camat dan Kepala Desa akan ajari untuk mengisi secara online pada masing masing warga masyarakat dilingkungannya.

BPS juga siap menurunkan petugasnya  untuk memandu mengisi sensus penduduk secara online.
Sementara itu Indartato Bupati Pacitan  mengharapkan ASN (Aparatur Sipil Negara ) di lingkup Pemkab Pacitan tanpa terkecuali  menjadi Pelopor Sensus Penduduk 2020. “Karena data penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Kalau datanya valid keputusan pemerintaha akan lebih benar. Lha oleh karena itulah saya mohon ASN menjadi pelopor sukseskan sensus penduduk 2020”. Tutur Indartato Bupati Pacitan Usai membuka  acara Rakorda Sensus Penduduk 2020.

Bupati memberikan catatan untuk petugas sensus dalam hal ini BPS harus teliti dan siap kerjasama dengan semua pihak agar dihasilkan data valid. Ditambahkan Bupati, sistem  perencanaan pemerintah daerah yang paling disebut pertama bahwa perencanaan itu berhasil dari Data dan Informasi. Kalau  dilihat dalam UU Pemerintahan Daerah yang terakhir UU No 23 tahun 2014 disebutkan bahwa pembangunan daerah diawali dengan perencanaan yang berasal dari data dan informasi.

Bupati Pacitan Indartato Membuka acara Rakorda Sensus Penduduk 2020
foto : GrinduluFA-Asri
Data dan informasi sesuai UU No.16 tahun 1997 tentang statistic bahwa  yang berhak menegeluarkan data adalah Badan Pusat Statistik. Oleh karena itu tugas sensus penduduk merupakan tugas semua masyarakat pacitan.

Lalu apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan masyarakat menyambut sensus penduduk 2020?, bagi  masyarakat  kejujuran dalam mengisi sensus merupakan kunci keberhasilan dan keakuratan data yang  nanti menyempurnakan  data hasil  sensus penduduk 2020.

Diketahui, tahapan pelaksanaan sensus penduduk online (SP Online) dilaksanakan Februari – 31 Juni 2020  dimetode ini penduduk  melaksanakan sensus secara mandiri melalui : https://sensus.bps.go.id
Sedangkan untuk sensus penduduk wawancara  dilaksanakan  tanggal  1-31 Juli 2020 .

Dalam melaksanakan sensus wawancara, BPS Pacitan bulan Mei nanti akan merekrut 1200 Petugas Pencacah yang bertugas door to door kerumah rumah penduduk dikabupaten pacitan.
Reporter : asrinury

Blog, Updated at: 07.52
Comments
0 Comments