Oleh
karena itu momentum ini kembali mengingatkan pentingnya peran wakil rakyat
dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Di balik kursi Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD), tersimpan harapan besar warga agar suara mereka
benar-benar didengar dan diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak pada
kepentingan public. Bagi masyarakat, keberadaan anggota DPRD bukan sekedar
menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Sebut
saja Sutarno yang keseharian mengayuh becak diseputaran kota tersebut memiliki
harapan besar kepada para wakilnya di parlemen.
“Saya
taru harapan besar para wakil rakyat di parlemen Pacitan saat ini mampu menjadi
jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah itu saja
simple,”ujar Tarno.
Ketua
DPRD Pacitan Arif Setia Budi menguatkan harapan Sutarno. Menurutnya, berbagai
persoalan di tengah masyarakat masih membutuhkan perhatian serius, mulai dari
pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan
kesehatan, penguatan ekonomi rakyat, hingga pemerataan pembangunan di wilayah
pedesaan.
“Tidak
berlebihan jika warga berharap momentum hari parlemen tidak hanya menjadi
seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita seluruh anggota dewan
untuk semakin dekat dengan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan melalui
pemilihan umum,”ucap ASB.
ASB
berharap kegiatan penyerapan aspirasi atau reses menjadi salah satu kesempatan
bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung keluhan, kebutuhan, serta usulan
masyarakat.
Sementara
Muji warga Baleharjo ikut menaruh harapan besar pada anggota parlemen jangan
pernah lupakan rakyat setelah terpilih.
Muji
berharap wakil rakyat dituntut untuk peka terhadap kondisi masyarakat, berani
menyuarakan kepentingan public, serta kritis dalam menjalankan fungsi
pengawasan.
“Kepentingan
rakyat harus tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan yang
diambil,”imbuhnya.
Hari
parlemen pada akhirnya bukan hanya tentang lembaga dan para penghuninya,
melainkan juga tentang kualitas hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat
yang diwaikilinya.
Harapan
warga memang terkesan sederhana tapi bermakna besar. Hadir ketika dibutuhkan,
mendengar tanpa membedakan.
Reporter:Asri

