Hari Parlemen, DPRD bukan Sekedar Menduduki Jabatan, Melainkan Tempat Emban Amanah

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, Oktober 13, 2026

GrinduluFM Pacitan -Setiap tanggal 16 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Parlemen Indonesia — sebuah momen penting untuk mengenang lahirnya lembaga yang diamanahi sebagai wakilnya suara rakyat.

Oleh karena itu momentum ini kembali mengingatkan pentingnya peran wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Di balik kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), tersimpan harapan besar warga agar suara mereka benar-benar didengar dan diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan public. Bagi masyarakat, keberadaan anggota DPRD bukan sekedar menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Lebih dari itu, para wakil rakyat diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah.

Sebut saja Sutarno yang keseharian mengayuh becak diseputaran kota tersebut memiliki harapan besar kepada para wakilnya di parlemen.

“Saya taru harapan besar para wakil rakyat di parlemen Pacitan saat ini mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah itu saja simple,”ujar Tarno.

Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi menguatkan harapan Sutarno. Menurutnya, berbagai persoalan di tengah masyarakat masih membutuhkan perhatian serius, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan ekonomi rakyat, hingga pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

“Tidak berlebihan jika warga berharap momentum hari parlemen tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita seluruh anggota dewan untuk semakin dekat dengan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan melalui pemilihan umum,”ucap ASB.

ASB berharap kegiatan penyerapan aspirasi atau reses menjadi salah satu kesempatan bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung keluhan, kebutuhan, serta usulan masyarakat.

Sementara Muji warga Baleharjo ikut menaruh harapan besar pada anggota parlemen jangan pernah lupakan rakyat setelah terpilih.

Muji berharap wakil rakyat dituntut untuk peka terhadap kondisi masyarakat, berani menyuarakan kepentingan public, serta kritis dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Kepentingan rakyat harus tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan yang diambil,”imbuhnya.

Hari parlemen pada akhirnya bukan hanya tentang lembaga dan para penghuninya, melainkan juga tentang kualitas hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwaikilinya.

Harapan warga memang terkesan sederhana tapi bermakna besar. Hadir ketika dibutuhkan, mendengar tanpa membedakan.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 15.12
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03