Festival yang diikuti puluhan anak-anak usia 10 dan usia 12 tahun ini
sengaja di rancang dengan konsep fun- development. Artinya selain mengasah
kemampuan taktikal dan fisik, panitia juga menyelipkan misi penting. Membangun
karakter sosial dan rasa solidaritas sejak dini.
“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tunjukan kemampuan terbaik
jaga sportivitas dan nikmati setiap prosesnya,”ucap Kapolres AKBP Ayub
Diponegoro Azhar didampingi Wabup Gagarin dan Ketua KONI Pacitan Baginda.
Festival sepak bola anak yang digelar pada tahun 2026 ini,
memperebutkan Piala Kapolres Pacitan dalam peringati Hari Bhayangka ke-80.
Cerita dari lapangan hijau, lawan jadi kawan ikut dapat apresiasi
Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumambrah saat ikut hadir menyaksikan
pertandingan.
“Ajang sepak bola anak ini merupakan investasi masa depan sepak bola
di Pacitan. Membangun pertemanan di usia muda lewat sepak bola dipercaya
akan melahirkan generasi atlet yang
lebih respek di masa depan,”kata Wabup Gagarin.
Orang tua yang hadir pun memberikan apresiasi tinggi. Mereka menilai
festival dengan konsep seperti ini sangat bagus untuk melatih kecerdasan
emosional (EQ) anak,”bukan sekedar kecerdasan (motorik) saja,”imbuh Ketua KONI
Pacitan, Baginda Hardian.
Reporter:Asri

