KDMP Dinilai Belum Menguntungkan Masyarakat dan MBG Tidak Penuhi Standar Gizi Hingga Padam Listrik, PMII Geruduk DPRD

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, Juni 23, 2026

GrinduluFM Pacitan - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi demonstrasi di halaman Gedung DPRD pada Selasa (23/6).

Dalam aksi tersebut, PMII menyampaikan sejumlah tuntutan terkait evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) termasuk listrik sempat padam beberapa hari terakhir.

Aksi berlangsung dengan orasi bergantian yang menyoroti transparansi, efektivitas, serta dampak kebijakan pemerintah terhadap masyarakat.

Dalam program KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) bahwasanya dalam proses perekrutan sampai pengadaan manager kemudian sampai pembangunan KDMP di desa-desa itu sendiri sangat-sangat tidak wajar kenapa tidak wajar banyak sekali lahan sawah yang dilindungi dibangun gedung KDMP.

Koperasi Desa Merah Putih sampai saat ini masih zonk belum terealisasi menguntungkan masyarakat desa setempat.

“Kenyataan nya tidak ada atau  mungkin hanya secuil saja yang sudah terlaksana dan itu sangat-sangat merugikan karena dalam pendiriannya saja itu sangat sudah merugikan anggaran dari desa dipangkas kemudian dijadikan agunan selama 6 tahun kemudian koperasi di tuntut memberikan cicilan,”ujar Demonstran.

Demonstran juga menyampaikan kalau KDMP dipaksakan dibangun dan dipaksakan untuk diadakan kemudian sampai hari ini belum ada kongkrit hasil yang namanya KDMP

PMII mendesak DPRD untuk meneruskan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat sebagai bentuk tanggung jawab lembaga legislatif dalam mengawal kebijakan publik.

Situasi aksi sempat memanas ketika para demonstran dihadang satu pleton petugas polisi untuk bisa masuk ruang kantor Ketua DPRD.

“Jika DPRD tidak mau mengevaluasi program pemerintah yang dinilai masih zonk hasilnya dan sangat merugikan masyarakat maka kami yang akan mengevaluasi DPRD termasuk kemaren sering listrik padam tidak ada kompensasi sedikitpun yang kami dapat atas kerugian kami itu,”lantang demonstran lainnya.

Perwakilan DPRD yang menerima massa aksi, Bagus Surya Pratikna Komisi 1 dan Willy Rizki Cahya Pambudi Komisi 4 menyatakan, siap menampung dan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada Ketua DPRD dan bakal memanggil OPD terkait untuk segera dengar pendapat menemukan solusi secepatnya.

“Kami mengapresiasi demosntrasi damai ini. Kami disini hadir karena pimpinan tidak bisa hadir secara langsung. Terkait apa yang disampaikan ini tadi sudah kami tandatangani dan juga akan kami sampaikan untuk segera di tindak lanjuti komisi terkait yang membidangi,”ucap Bagus yang dikuatkan pula oleh Wily.

Aksi ditutup dengan penyerahan pernyataan sikap dan tuntutan resmi dari PMII kepada DPRD. Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal perkembangan tuntutan mereka serta melakukan aksi lanjutan dengan massa lebih banyak apabila tidak terdapat tindak lanjut yang jelas dari pemerintah maupun pihak terkait.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 14.09
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03