Dalam
aksi tersebut, PMII menyampaikan sejumlah tuntutan terkait evaluasi Program
Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) termasuk
listrik sempat padam beberapa hari terakhir.
Aksi
berlangsung dengan orasi bergantian yang menyoroti transparansi, efektivitas,
serta dampak kebijakan pemerintah terhadap masyarakat.
Koperasi
Desa Merah Putih sampai saat ini masih zonk belum terealisasi menguntungkan
masyarakat desa setempat.
“Kenyataan
nya tidak ada atau mungkin hanya secuil
saja yang sudah terlaksana dan itu sangat-sangat merugikan karena dalam
pendiriannya saja itu sangat sudah merugikan anggaran dari desa dipangkas
kemudian dijadikan agunan selama 6 tahun kemudian koperasi di tuntut memberikan
cicilan,”ujar Demonstran.
Demonstran
juga menyampaikan kalau KDMP dipaksakan dibangun dan dipaksakan untuk diadakan
kemudian sampai hari ini belum ada kongkrit hasil yang namanya KDMP
PMII
mendesak DPRD untuk meneruskan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat
sebagai bentuk tanggung jawab lembaga legislatif dalam mengawal kebijakan
publik.
Situasi
aksi sempat memanas ketika para demonstran dihadang satu pleton petugas polisi
untuk bisa masuk ruang kantor Ketua DPRD.
“Jika
DPRD tidak mau mengevaluasi program pemerintah yang dinilai masih zonk hasilnya
dan sangat merugikan masyarakat maka kami yang akan mengevaluasi DPRD termasuk
kemaren sering listrik padam tidak ada kompensasi sedikitpun yang kami dapat
atas kerugian kami itu,”lantang demonstran lainnya.
Perwakilan
DPRD yang menerima massa aksi, Bagus Surya Pratikna Komisi 1 dan Willy Rizki
Cahya Pambudi Komisi 4 menyatakan, siap menampung dan meneruskan aspirasi
mahasiswa kepada Ketua DPRD dan bakal memanggil OPD terkait untuk segera dengar
pendapat menemukan solusi secepatnya.
“Kami
mengapresiasi demosntrasi damai ini. Kami disini hadir karena pimpinan tidak
bisa hadir secara langsung. Terkait apa yang disampaikan ini tadi sudah kami
tandatangani dan juga akan kami sampaikan untuk segera di tindak lanjuti komisi
terkait yang membidangi,”ucap Bagus yang dikuatkan pula oleh Wily.
Aksi
ditutup dengan penyerahan pernyataan sikap dan tuntutan resmi dari PMII kepada
DPRD. Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal perkembangan tuntutan mereka
serta melakukan aksi lanjutan dengan massa lebih banyak apabila tidak terdapat
tindak lanjut yang jelas dari pemerintah maupun pihak terkait.
Reporter:Asri

