Waspada Kerap Kasus Kematian Mendadak Orang yang Terlihat Sehat, Pasien Jantung di RSUD dr Darsono Pacitan Capai Ribuan

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Kamis, September 04, 2025

GrinduluFM Pacitan - Kematian mendadak, terutama pada seseorang yang tampak aktif, sehat, bugar, dan tak mengalami masalah kesehatan apapun adalah kabar paling mengejutkan bagi siapapun. Meskipun kematian memang tidak "pilih-pilih", ternyata ada alasan di balik kematian mendadak.

Kasus meninggal secara mendadak kerap terjadi di banyak situasi dan hal itu kerap terjadi beberapa bulan terakhir ini di Pacitan. Kerap kabar lelayu ada warga mendadak meninggal

dokter Spesialis Jantung di RSUD Darsono Kabupaten Pacitan, dr Ike Dyah Ayu Pambayun, kematian mendadak paling sering disebabkan oleh penyakit jantung. Kondisi meninggal mendadak akibat penyakit jantung biasanya dipicu henti jantung. Seperti dikutip dari salah satu media online.

“Tips jantung sehat ini mencakup asupan gizi, berhenti merokok, menghindari stres, memantau tekanan darah, dan berolahraga secara teratur,”ucapnya.

Dari data RSUD dr dasono Pacitan menyebutkan, sebanyak 9092 warga Kabupaten Pacitan menderita penyakit jantung. Pemicu awal karena penyakit lain seperti hipertensi hingga kadar gula berlebihan.

Disampaikan dr Johan Tri Putranto Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha RSUD dr. Darsono Pacitan, sebagian pasien tekanan darahnya tinggi (hipertensi) memicu jantung untuk bekerja lebih keras. Tidak hanya itu, penderita jantung juga dipengaruhi oleh diabetes, dengan konsumsi gula yang berlebihan.

“Pasien jantung ke RSUD dr darsono melakukan kontrol atau tidak, pasti jantungnya kena efek samping. Darahnya tinggi, bahkan diabetes yang tidak ditangani sejak dini akan terkena penyakit jantung,”ungkap dr Johan saat dikonfirmasi, Rabu (13/8/2025.

Pada tahun 2024, data RSUD dr darsono mencatat sepanjang setahun ada 13.796 warga Pacitan datang berobat dengan keluhan jantung.

“Bila ada penderita hipertensi, baik yang melakukan kontrol atau tidak, pasti jantungnya kena efek samping. Diabetes yang tidak ditangani sejak dini akan terkena penyakit jantung. Sehingga cukup kompleks,” ujar dr Johan Tri Putranto kepada grindulu FM. Mayoritas penderita penyakit jantung ini berusia 45 tahun ke atas. Ada juga usia belum produktip.

“Serangan jantung harus mendapat perhatian lebih dari warga masyarakat saat ini. Sebagai salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematian harus dapat penanganan sejak dini agar pencegahan kematian akibat serangan jantung dapat lebih ditingkatkan.”pungkas dr Johan.

Reporter:Asri

Blog, Updated at: 14.11
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03