Laporan Kecelakaan Lalu Lintas Membengkak, Belum Genap Setahun Sudah 169 Kejadian

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, Agustus 02, 2022

GrinduluFM Pacitan - Keselamatan berkendara di Wilayah hukum Polres Pacitan masih belum menjadi budaya. Setidaknya untuk laporan kecelakaan lalu lintas di Unit Laka Polres Pacitan terus membengkak.

Kanit Laka Polres Pacitan Aiptu Jani Agus Siswanto mengatakan, terlihat masih banyak orang mengabaikan keselamatan dalam berkendara. Misalnya, tidak pakai helm, melanggar rambu, berkendara sambil bawa hand phone dan banyak pelanggaran lain. Padahal pelanggaran kecil dijalan raya tetap dapat mengakibatkan bahaya besar terhadap keselamatan diri maupun orang lain.

“Belum genap setahun, Januari hingga Juli 2022 terjadi kecelakaan lalulintas sebanyak 168 kejadian.”katanya

Kanit Laka Polres Pacitan Aiptu Jani Agus Siswanto mengatakan, kejadian laka beberapa bulan terakhir ini lebih sering laka tunggal. Namun laka yang disebabkan karena tabrakan lebih dari satu kendaraan juga tidak sedikit.

Sementara data Unit Laka Polres Pacitan mencatat selama bulan Juli 2022 ini saja sudah ada 29 kejadian. Kejadian awal Agustus di area sedeng,Senin(1/8/22) ikut menambah deret panjang kejadian kecelakaan lalu lintas diwilayah hukum polres menjadi 169 kasus laka.

Yang perlu menjadi perhatian untuk saat ini penyumbang kecelakaan lalulintas justru diusia lanjut, bukan hanya usia remaja dan produktip.

“Laporan laka memang membengkak tahun ini, insiden kecelakaan lalu lintas justru banyak melibatkan usia tua 70 an tahun bahkan ada yang lebih. Usia yang seharusnya tak laik untuk mengemudi.”ungkapnya

Ditambahkan Aiptu Jani, mengapa laka kerap terjadi karena jalan jalan mulai ramai dimana sekolah mulai aktip lagi.

Kejadian kecelakaan lalulintas terakhir yang masuk Unit Laka terjadi di jalur tengkorak tanjakan turunan Sedeng. Mobil Izusu Elf Nomor Polisi AD 7318 AG yang dikemudikan Armada Noviar itupun melaju dari arah Pringkuku ke Pacitan hilang kendali nabrak traffic count hingga terpental.

Untungnya, tiga korban yakni pengendara sepeda motor, penumpang minibus dan Armada Noviar selaku sopir hanya luka lecet dan memar. Namun dari kejadian kecelakaan tersebut menurut keterangan Aiptu Jani mengalami kerugian hingga Rp.30 an Juta rupiah lebih.

“Kondisi ngantuk sopirnya hilang kendali, bawa penumpang 7 orang, 6 turun di wonogiri, 1 orang turun di terminal pacitan. Mobil rusak berat, Alhamdulillah korban hanya luka ringan.”imbuhnya

Kanit Laka Polres Pacitan Aiptu Jani menghimbau ntuk antisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas sebaiknya pengendara tetap patuhi aturan berlalulintas saat di jalan raya.

“Supaya para pengemudi itu apabila mengantuk lebih baik berhenti dan istirahat. Jangan sampai dipaksa, kalau dipaksa akan terjadi kecelakaan seperti ini.”pungkasnya

Editor: Asri

Blog, Updated at: 14.05
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03